Kemampuan Bahasa Inggris Bekal Pendidikan Global, RRI Lhokseumawe Bahas IELTS
- 30 Jun 2026 00:42 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Kemampuan berbahasa Inggris kini menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan untuk membuka peluang pendidikan dan karier di tingkat internasional. Topik tersebut menjadi pembahasan dalam program podcast Outside The Box RRI Pro 2 Lhokseumawe bertajuk "IELTS: Writing Test Overview from Experienced Lecturer" yang menghadirkan dosen dan mahasiswa Universitas Malikussaleh.
Podcast tersebut menghadirkan Dosen Bahasa Inggris Universitas Malikussaleh, Teuku Azhari Zakaria, serta dua mahasiswa yang aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa Inggris Universitas Malikussaleh, yakni M. Harsya Al Kafi dan Taruna Heza Rifqi.
Dalam diskusi tersebut, Teuku Azhari menjelaskan bahwa tes International English Language Testing System (IELTS), khususnya pada bagian Writing, masih menjadi tantangan bagi banyak peserta karena tidak hanya menguji kemampuan tata bahasa, tetapi juga kemampuan menyusun gagasan secara logis dan sistematis. "Writing dalam IELTS bukan hanya mengukur kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga cara berpikir kritis dan kemampuan menyampaikan argumen secara terstruktur. Keterampilan ini perlu dibangun melalui latihan yang konsisten," ujar Teuku Azhari.
Sementara itu, kedua mahasiswa UKM Bahasa Inggris Universitas Malikussaleh membagikan pengalaman mereka dalam mengembangkan kemampuan bahasa Inggris melalui berbagai kegiatan akademik, diskusi, presentasi, hingga latihan menulis yang dinilai menjadi bekal penting sebelum menghadapi tes kemampuan bahasa internasional seperti IELTS.
Pembahasan tersebut dinilai relevan dengan semakin terbukanya peluang studi ke luar negeri bagi mahasiswa Indonesia. Berdasarkan data IELTS by IDP dan Cambridge, hasil tes IELTS saat ini diterima oleh lebih dari 12.500 organisasi di lebih dari 140 negara, termasuk universitas, lembaga pemerintah, dan perusahaan multinasional.
Selain menjadi syarat melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi dunia, British Council menyebut kemampuan bahasa Inggris berperan penting dalam meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas, pertukaran pengetahuan, dan mobilitas akademik di era global.
Sementara itu, laporan OECD Education at a Glance menunjukkan bahwa penguasaan kompetensi global, termasuk kemampuan berkomunikasi dalam bahasa internasional, menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing di dunia kerja.
Melalui program Outside The Box, RRI Pro 2 Lhokseumawe menghadirkan ruang diskusi yang mendorong generasi muda untuk memperluas wawasan mengenai pendidikan global. Pembahasan mengenai IELTS diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa bahwa penguasaan bahasa Inggris bukan sekadar keterampilan tambahan, melainkan investasi untuk membuka lebih banyak peluang di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....