Santri Darul Ulum YPUI Banda Aceh Lestarikan Tradisi Buleukat Drien

  • 21 Jul 2026 06:07 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID. Banda Aceh – Ratusan santri Dayah Modern Darul Ulum YPUI Banda Aceh mengikuti tradisi makan buleukat drien bersama di lingkungan dayah, Sabtu 19 Juli 2026. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh santri, dewan guru, dan pengurus sebagai bentuk pelestarian budaya Aceh sekaligus memperkuat kebersamaan dan rasa syukur.

Tradisi buleukat drien merupakan salah satu kuliner khas Aceh yang memadukan ketan dengan durian. Selain menjadi bagian dari warisan budaya, tradisi ini juga mengandung nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong royong yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Pimpinan Dayah Modern Darul Ulum YPUI Banda Aceh, Ustaz H. Luqmanul Hidayat, M.Ag., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan di lingkungan dayah.

"Kami ingin para santri tidak hanya memiliki bekal ilmu agama, tetapi juga memahami dan mencintai budaya daerah yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Tradisi makan bersama ini menjadi sarana menanamkan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus mempererat ukhuwah di antara seluruh keluarga besar dayah," ujarnya.

Menurutnya, pelestarian tradisi lokal menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda agar tetap berakar pada budaya bangsa tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Suasana kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Para santri menikmati hidangan buleukat durian secara bersama-sama dengan tertib dan penuh keakraban, mencerminkan semangat persaudaraan yang menjadi salah satu nilai utama dalam kehidupan di dayah.

Melalui kegiatan itu, Dayah Modern Darul Ulum YPUI Banda Aceh berharap tradisi-tradisi lokal yang mengandung nilai positif dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Dayah juga berkomitmen menghadirkan berbagai program pendidikan yang mengintegrasikan pembinaan keagamaan, penguatan karakter, serta pelestarian budaya sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....