Waspada Penipuan Loker Palsu PT Philips Industries di TikTok

  • 27 Jun 2026 16:54 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Modus penipuan lowongan kerja (loker) daring kembali marak dan menyasar para pencari kerja di media sosial. Kali ini, sebuah akun TikTok menyebarkan informasi palsu yang mencatut nama besar PT Philips Industries Batam.

Akun bernama “INFO LOWONGAN KERJA” tersebut mengunggah sebuah video yang mengklaim adanya pembukaan loker besar-besaran. Dalam narasinya, pelamar diminta untuk mengeklik tautan yang tertera pada bio profil akun untuk melakukan pendaftaran.

Hingga Sabtu, 27 Juni 2026 unggahan video tersebut terpantau telah ditonton oleh hampir 5.700 pengguna. Selain itu, konten digital ini juga telah mendapatkan puluhan tanda suka dan dibagikan ulang belasan kali.

Mengutip lama TurnBackHoax.ID, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo telah melakukan penelusuran mendalam terhadap tautan yang dibagikan. Ketika diakses, tautan di bio profil itu ternyata mengarah ke halaman formulir digital tidak resmi.Formulir tersebut secara mencurigakan meminta pengisian data pribadi yang sensitif, mulai dari nama lengkap, alamat, hingga nomor akun Telegram.

Tim pemeriksa fakta kemudian menelusuri mesin pencarian Google menggunakan kata kunci terkait penipuan yang mencatut perusahaan elektronik tersebut. Hasil penelusuran resmi langsung mengarah pada klarifikasi dari akun Instagram milik PT Philips Industries Batam, “philipsbatam”.

Melalui unggahan resminya, pihak perusahaan sebenarnya sudah menegaskan bahwa informasi rekrutmen hanya dilakukan melalui kanal-kanal tepercaya. Pencari kerja dapat mengakses akun LinkedIn resmi "Philips" atau melalui mitra penyedia jasa rekrutmen seperti Danka Hureco dan Tunas Karya.

Berdasarkan pantauan langsung ke laman karier resmi di careers.philips.com, perusahaan memang sedang membuka lowongan untuk beberapa posisi di Indonesia. Namun, seluruh proses aplikasi wajib dilakukan secara transparan melalui tombol "Apply Now" di situs resmi tersebut, bukan lewat formulir media sosial.

Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa sebaran video mengenai pendaftaran rekrutmen di akun TikTok tersebut merupakan konten tiruan (impostor content). Para pencari kerja diharapkan lebih jeli dan tidak gegabah menyetorkan data sensitif kepada pihak-pihak yang memanfaatkan nama besar korporasi demi keuntungan pribadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....