Rekayasa AI Catut Sandiaga Uno Soal Bantuan Modal Usaha
- 31 Mei 2026 10:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Modus penipuan digital kini semakin canggih setelah sebuah akun Facebook bernama "Bansos s4ndiaga uno" nekat memanfaatkan teknologi rekayasa suara untuk menjerat 5. Menggunakan video tiruan, akun tersebut mengumbar janji manis berupa kucuran dana segar bagi masyarakat yang bersedia menghubungi nomor WhatsApp tertentu.
Unggahan yang beredar sejak akhir pekan itu langsung memicu atensi dari pengguna platform milik Meta tersebut. Hingga beberapa hari setelah ditayangkan, konten manipulatif ini terpantau telah mendapatkan sejumlah tanda suka dan memanen respons di kolom komentar.
Mencium adanya kejanggalan pada rekaman tersebut, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo langsung bergerak melakukan verifikasi mendalam. Penelusuran dilakukan secara digital untuk membuktikan keaslian suara tokoh publik yang dicatut dalam video.
Dilansir dari website TurnBackHoax, Tim pemeriksa fakta kemudian memasukkan sampel suara dari konten itu ke alat pendeteksi kecerdasan buatan, Hive Moderation. Hasil analisis teknologi tersebut menunjukkan bahwa audio dalam video itu murni hasil rekayasa deepfake dengan tingkat probabilitas mencapai 98,9 persen.
Langkah konfirmasi lanjutan juga dilakukan dengan memeriksa akun Instagram pribadi milik Sandiaga Uno yang sudah terverifikasi. Melalui platform resmi tersebut, pihak terkait langsung memberikan klarifikasi mengenai rumor bantuan modal yang beredar.
Dalam salah satu unggahan terbarunya, ia secara tegas membantah telah membagikan bantuan modal usaha lewat skema serampangan di media sosial. Pengumuman resmi tersebut sekaligus mematahkan klaim sepihak yang disebarkan oleh akun Facebook bodong itu.
Siasat ini jelas merupakan bentuk manipulasi yang sengaja dirancang untuk mengeksploitasi harapan warga yang sedang merintis bisnis. Waspada penuh menjadi kunci utama, sebab menuruti instruksi dari video palsu tersebut hanya akan mengantarkan kita pada jebakan penipuan yang merugikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....