KKN Kolaborasi Untad-UGM Dorong Blue Economy di Pesisir Donggala

  • 28 Jun 2026 20:24 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Tematik Universitas Tadulako (Untad) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2026 mendorong penerapan konsep Blue Economy atau ekonomi biru di wilayah pesisir Kabupaten Donggala. Program tersebut dilaksanakan di Desa Toale dan Desa Limboro, Kecamatan Banawa.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Tematik, Fehet, mengatakan pemilihan lokasi dilakukan setelah mahasiswa melihat adanya potensi sumber daya pesisir yang besar, namun belum dikelola secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan di desa pesisir, baik dari sektor perikanan maupun pariwisata. Karena itu kami mencoba menghadirkan program yang dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat tanpa merusak lingkungan yang ada," ujarnya saat menjadi narasumber dalam program Sore Ceria RRI Pro 2 Palu.

Melalui program ekonomi biru, mahasiswa melakukan pendampingan terhadap masyarakat dalam mengembangkan produk turunan hasil laut. Salah satunya adalah pengolahan ikan roa menjadi abon yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Selain itu, mahasiswa juga mendorong pemanfaatan limbah kerang menjadi produk kerajinan kreatif seperti gelang, tas, hingga dekorasi rumah yang berpotensi menjadi produk unggulan desa.

Sekretaris KKN Wilayah Buyasabe 2026, Musdalifa atau Ifa, menjelaskan bahwa konsep ekonomi biru yang diterapkan berorientasi pada keberlanjutan sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh manfaat ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem laut.

"Blue Economy bukan hanya tentang bagaimana hasil laut dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga bagaimana sumber daya tersebut tetap terjaga agar bisa dinikmati oleh generasi berikutnya," ujar Ifa.

Selain sektor kelautan, mahasiswa juga mendampingi pelaku UMKM tenun Donggala dan produk sagu lokal melalui penguatan strategi pemasaran serta pengembangan kemasan yang lebih menarik dan ramah lingkungan.

Melalui program tersebut, KKN Kolaborasi Untad-UGM berharap mampu memperkuat ekonomi kreatif masyarakat pesisir sekaligus menjadikan potensi lokal sebagai sumber kesejahteraan yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....