Kiprah Pramuka SMK CBM Purwokerto Bangun Karakter

  • 26 Jun 2026 14:23 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Kegiatan kepramukaan terbukti efektif dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan pemecahan masalah (problem solving) bagi generasi muda. Hal tersebut tercermin dalam kiprah nyata para kader Pramuka Ambalan Ibnu Sina dan Siti Rufaedah dari pangkalan SMK Citra Bangsa Mandiri (CBM) Purwokerto yang terus konsisten menorehkan prestasi dan produktivitas tinggi.

Dalam dialog interaktif Pramuka Sore Ceria di Pro2 FM, Senin (22/06/26), hadir sebagai narasumber, Dana Kristriyanto S.Tr. Kes. (Pembina Putra), Pipit Nur Aini (Pradana Putri), Khansa Ayu Amanda (Kabid Giatpram), membagikan dinamika organisasi yang adaptif. Di tengah masa liburan sekolah, para anggota pramuka di pangkalan ini justru tetap aktif melakukan persiapan menyambut agenda besar tahunan, yakni Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) bagi siswa baru.

Pembina Pramuka Putra SMK CBM Purwokerto, Dana Kristriyanto, menegaskan bahwa penanaman nilai ketegasan dan kedisiplinan menjadi kunci utama dalam menggembleng mental para peserta didik. Melalui acuan Trisatya dan Dasa Darma, setiap anggota dilatih untuk memiliki manajemen waktu yang kuat serta tanggung jawab yang nyata.

"Kerasnya di pramuka sebelumnya, artinya tegas dan juga tanggung jawab itu memang di dunia kerja memang dibutuhkan sekali, terutama masalah on-time," ujar Dana.

Usaha yang konsisten tersebut membuahkan hasil nyata di lapangan. Dalam ajang bergengsi Festival Kendalisada yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas di GOR Satria Purwokerto, kontingen SMK CBM sukses memborong berbagai penghargaan.

Mereka berhasil merebut Juara 2 Pionering, Juara 2 Maket Bumi Perkemahan (Putra dan Putri), serta Juara 3 Pertolongan Pertama. Ketua Bidang Kegiatan Pramuka (Kabid Giatpram) SMK CBM, Khansa Ayu Amanda, menceritakan bagaimana beratnya perjuangan fisik dan mental saat menghadapi perlombaan di bawah terik matahari, sekaligus bagaimana pramuka mengubah cara pandangnya dalam mengelola ego kelompok.

"Setiap ada masalah apapun kita bisa menyatukan akhirnya satu pikiran dari ribuan pendapat, dapat jalan tengahnya. Kita boleh memikirkan diri kita sendiri, tapi nggak semua itu selalu tentang diri kita sendiri. Kadang kita harus mikirin orang lain juga," ungkap Kansa.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen. Senada dengan hal tersebut, Pradana Putri Ambalan, Pipit Nur Aini, merasakan dampak langsung dari proses panjang di kepramukaan terhadap perkembangan kepribadiannya, mulai dari kemampuan berorganisasi hingga rasa percaya diri.

"Nilai-nilai yang bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari itu kedisiplinan, terus cara mengelola waktu yang benar-benar baik, jiwa karsa, dan untuk percaya diri sudah mulai naik," jelas Pipit.

Melalui sinergi antara ketegasan pembina dan kesadaran tinggi dari para anggotanya, Pramuka SMK CBM Purwokerto membuktikan bahwa organisasi kepanduan ini bukan sekadar aktivitas ekstrakurikuler pengisi waktu luang.Namun, juga menjadi sebuah wadah inkubasi yang andal untuk mencetak calon tenaga kerja dan pemimpin masa depan yang berkarakter kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....