Generasi Muda GSJA Ikut Berperan Aktif dalam Menciptakan Perubahan Positif
- 25 Jun 2026 12:30 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendorong generasi muda Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) untuk menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi gereja, masyarakat, dan pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Marthen Ukago, SE., M.Si., saat membuka kegiatan Youth Camp GSJA Papua Tengah Tahun 2026 di Aula STIMIK PESAT Nabire, Rabu 24 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Marthen Ukago menyampaikan apresiasi kepada Departemen Kaum Muda Daerah GSJA Papua Tengah dan panitia pelaksana yang telah mempersiapkan kegiatan pembinaan generasi muda tersebut.
"Kegiatan Youth Camp ini memiliki arti penting karena menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda gereja untuk bertumbuh dalam iman, karakter, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama," ujarnya.
Menurutnya, tema kegiatan "Change Maker" atau Pembuat Perubahan sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda Papua Tengah saat ini. Ia menegaskan bahwa anak-anak muda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah, tetapi harus mengambil peran aktif dalam menciptakan perubahan positif.
"Menjadi pembuat perubahan tidak harus dimulai dengan hal-hal besar. Perubahan dapat dimulai dari hidup disiplin, menghormati orang tua, rajin belajar, aktif dalam pelayanan, dan menggunakan waktu untuk kegiatan yang bermanfaat," katanya.
Marthen Ukago juga mengingatkan para peserta bahwa masa muda merupakan periode penting yang akan menentukan masa depan mereka.
Untuk itu, ia mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, membangun pergaulan yang sehat, menghormati pembina dan panitia, serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada generasi muda sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.
"Pembangunan Papua Tengah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, tetapi juga tentang pembentukan manusia yang berkarakter, beriman, sehat, cerdas, dan bertanggung jawab," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa gereja memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan moral, spiritual, dan sosial bagi generasi muda. Karena itu, kerja sama antara pemerintah, gereja, keluarga, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk membimbing generasi muda menghadapi berbagai tantangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....