Refleksi Islami Mantan Perokok: Dari Niat menuju Kesadaran, Bukan Cuma Berhenti

  • 23 Jun 2026 11:01 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Kesadaran menjadi kunci utama dalam upaya berhenti merokok. Rokok adalah salah satu penyebab utama kematian yang dapat dicegah di dunia. Setiap tahun, jutaan orang meninggal karena penyakit yang terkait dengan rokok. Namun, masih banyak orang yang tidak menyadari bahaya rokok dan terus merokok.

Dalam siaran Tasbih Pro 2 RRI Purwokerto bersama Aufannuha Ihsani, M.Hum Dosen SPI UIN Saizu Purwokerto, kesadaran itu prasyarat dari niat itu sendiri menegaskan bahwa langkah awal berhenti merokok dimulai dari kejujuran terhadap diri sendiri. “Saya ini pecandu nikotin,” ungkapnya, mencontohkan bentuk kesadaran pertama yang harus dimiliki perokok.

Ia menambahkan, kesadaran kedua yang harus dipahami adalah bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan. Secara medis, tubuh manusia tidak membutuhkan nikotin. “Tubuh normal itu tidak butuh nikotin. Kita perlu menyadari itu dan jujur pada diri sendiri,” katanya.

Selain itu berbagi pengalaman bahwa banyak perokok awalnya merokok karena coba-coba, lalu menjadi ketagihan. Namun, berhenti merokok juga bisa dimulai dengan coba-coba.

Terkait cara berhenti merokok, Aufannuha menyarankan untuk langsung mencoba berhenti dan terus mengingat tiga kesadaran utama: menyadari diri sebagai pecandu nikotin, memahami bahaya rokok, dan meyakini bahwa tubuh tidak membutuhkan nikotin. “Kesadaran itu tidak cukup sekali. Harus terus diperbarui,” ujarnya.

Mengenai efek setelah berhenti merokok, Aufannuha menyebut banyak perubahan positif yang dirasakan. “Hidung dan lidah jadi lebih sensitif, makanan terasa lebih enak,” ungkapnya. Selain itu, nafsu makan meningkat, aktivitas fisik seperti berjalan kaki bertambah, dan gaya hidup menjadi lebih sehat jika diimbangi dengan olahraga.

Sebagai referensi, Aufannuha merekomendasikan sebuah buku berjudul “The Illustrated Easy Way to Stop Smoking” yang dapat diunduh dan diakses secara luas. Buku tersebut dinilai membantu pembaca membangun kesadaran dan pola pikir baru tentang rokok.

Menurut Aufannuha “Melihat orang lain bisa berhenti, itu bisa menggerakkan kita,” katanya

menegaskan bahwa berhenti merokok bukan sekadar soal kemauan, tetapi tentang membangun dan menjaga kesadaran secara terus-menerus demi kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik Ia juga mengingatkan pentingnya membaca, berdiskusi, serta melihat contoh orang-orang yang telah berhasil berhenti merokok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....