Cara Menghindarkan Anak dari Tayangan Negatif di Media Sosial

  • 18 Jun 2026 21:44 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Perkembangan teknologi digital memberikan banyak manfaat bagi anak-anak, mulai dari akses informasi hingga sarana belajar dan hiburan. Namun, di balik kemudahan tersebut, media sosial juga menyimpan berbagai risiko berupa tayangan negatif yang dapat memengaruhi perkembangan mental, emosional, dan perilaku anak.

Pakar pendidikan dan perlindungan anak mengingatkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendampingi anak saat menggunakan media sosial. Salah satu langkah utama yang dapat dilakukan adalah membatasi waktu penggunaan gawai dan media sosial sesuai usia anak. Dengan pengaturan waktu yang jelas, anak dapat terhindar dari paparan konten yang berlebihan.

Selain itu, orang tua disarankan untuk mengaktifkan fitur kontrol orang tua (parental control) pada perangkat dan aplikasi yang digunakan anak. Fitur ini dapat membantu menyaring konten yang tidak sesuai dengan usia serta membatasi akses ke akun atau situs yang berpotensi menampilkan tayangan negatif.

Komunikasi yang terbuka juga menjadi kunci penting. Orang tua perlu memberikan edukasi tentang penggunaan internet yang aman, termasuk cara mengenali konten berbahaya, berita palsu, perundungan siber, serta pentingnya menjaga privasi di dunia digital.

“Anak-anak perlu memahami bahwa tidak semua informasi yang mereka lihat di media sosial dapat dipercaya atau layak ditiru. Pendampingan dan edukasi sejak dini sangat diperlukan,” ujar seorang pemerhati pendidikan.

Langkah lainnya adalah menempatkan perangkat digital di ruang bersama keluarga, sehingga aktivitas anak saat mengakses internet dapat lebih mudah dipantau. Cara ini dinilai efektif untuk mengurangi risiko anak mengakses konten yang tidak sesuai tanpa pengawasan.

Para ahli juga mendorong orang tua untuk mengajak anak melakukan kegiatan positif di luar dunia digital, seperti berolahraga, membaca buku, mengikuti kegiatan seni, atau berinteraksi dengan teman sebaya secara langsung. Aktivitas tersebut dapat mengurangi ketergantungan terhadap media sosial sekaligus mendukung perkembangan sosial anak.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, perlindungan anak dari tayangan negatif di media sosial menjadi tanggung jawab bersama, baik orang tua, sekolah, pemerintah, maupun penyedia platform digital. Dengan pengawasan yang tepat dan edukasi yang berkelanjutan, anak-anak dapat memanfaatkan media sosial secara sehat, aman, dan produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....