PB Mathla’ul Anwar Kecam Penahanan Relawan Kemanusiaan oleh Israel

  • 19 Mei 2026 01:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) Jazuli Juwaini mengecam tindakan Israel yang menahan armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla
  • Di tengah menjalankan misi bantuan untuk warga Palestina di Gaza
  • Armada tersebut membawa lebih dari 100 relawan kemanusiaan dari berbagai negara, termasuk dua jurnalis Indonesia dari Republika, Bambang Nuroyono dan Thoudy Badai

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) Jazuli Juwaini mengecam tindakan Israel yang menahan armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Di tengah menjalankan misi bantuan untuk warga Palestina di Gaza.

Armada tersebut membawa lebih dari 100 relawan kemanusiaan dari berbagai negara, termasuk dua jurnalis Indonesia dari Republika, Bambang Nuroyono dan Thoudy Badai. Ia menilai tindakan penahanan terhadap relawan sipil dan jurnalis merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan prinsip hak asasi manusia.

“Relawan kemanusiaan dan jurnalis internasional menjalankan tugas mulia kemanusiaan. Dan dilindungi hukum internasional dari segala bentuk represi, kekerasan, intimidasi, maupun penahanan,” kata Jazuli, Selasa, 19 Mei 2026.

Menurutnya, armada kemanusiaan tersebut membawa bantuan obat-obatan dan kebutuhan dasar bagi warga Gaza, bukan ancaman militer. PB Mathla’ul Anwar juga meminta Kementerian Luar Negeri RI mengambil langkah diplomasi yang lebih intensif guna memastikan keselamatan dan pembebasan warga negara Indonesia yang berada dalam misi tersebut.

Selain itu, PBMA mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional memberikan tekanan kepada Israel. Atas tindakan yang dinilai melanggar prinsip kemanusiaan internasional.

PBMA menilai tindakan terhadap relawan kemanusiaan justru memperlihatkan meningkatnya tekanan internasional terhadap Israel. Terkait konflik kemanusiaan di Gaza.

“Berbagai bentuk penahanan terhadap relawan kemanusiaan tidak akan menghentikan solidaritas dunia terhadap Palestina,” ucap Jazuli. PB Mathla’ul Anwar juga menyerukan solidaritas masyarakat sipil dunia, media internasional, dan seluruh pegiat kemanusiaan untuk terus mendukung perjuangan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....