Niat Baik Menutupi Dosa dan Sikap Buruk untuk Beramal Shalih
- 28 Apr 2026 13:59 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Setiap manusia tidak akan pernah luput dari kesalahan dan dosa dalam menjalani dinamika kehidupan sehari-hari. Namun, Islam memberikan jalan keluar yang terang bagi setiap hamba untuk segera memperbaiki diri dengan cara mengiringi setiap perbuatan buruk dengan amal kebaikan yang tulus.
Dalam dialog Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto bersama Ustaz Mintaraga Eman Surya yang menjelaskan bahwa dosa yang dilakukan secara terus-menerus tanpa adanya upaya perbaikan akan membentuk noda hitam yang perlahan menutupi cahaya hati.
"Hati manusia itu ibarat lampu, noda dosa yakni debu yang menghalangi cahayanya, sehingga kita harus segera membersihkannya dengan amal saleh agar hati kembali terang dan mampu menerima hidayah Allah," tuturnya.
Jadi hati manusia memancarkan cahaya kebaikan, jika terus menerus melakukan perbuatan dosa dan tidak diimbangi dengan amal shaleh maka hitam yang mempergelap hatinya. Semakin banyak titik hitamnya, tetapi jika kita bertaubat, berbuat kebaikan, titik hitam itu akan menjadi putih.
"Isilah hati dengan amal baik sebanyak-banyaknya seperti air putih yang jernih dalam gelas yang kotor, lama-kelamaan kotoran tersebut akan terbuang dengan sendirinya seiring banyaknya kebaikan yang masuk." lanjutnya.
Menjaga niat tetap lurus dan konsisten dalam beramal adalah investasi terbaik untuk meraih keselamatan di dunia maupun di akhirat. Dengan menjadikan kebaikan sebagai gaya hidup, kita tidak hanya menghapuskan catatan buruk di masa lalu, tetapi juga membangun karakter yang lebih mulia dan dicintai oleh Sang Pencipta. (Khofifah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....