Walhi Yogyakarta: Hari Bumi Bukan Hanya Momentum Perayaan

  • 24 Apr 2026 14:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) memaknai Hari Bumi bukan hanya sebuah momentum perayaan, melainkan ajakan untuk meningkatkan kesadaran dalam merawat bumi. Hari Bumi sendiri diperingati setiap tanggal 22 April.

Deputi Eksternal Walhi Yogyakarta, Elki mengatakan, Hari Bumi seharusnya menjadi pengingat bahwa bumi adalah tempat tinggal yang harus dijaga bersama.

"Hari Bumi ini dijadikan momentum agar kita lebih sadar dan lebih merawat bumi. Jadi bagaimana kita melihat bumi ini sebagai tempat tinggal kita, bagian dari diri kita sendiri," kata Elki saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat, 23 April 2026.

Ia mengatakan, saat ini krisis di bumi semakin banyak dan saling berkaitan antarwilayah. Apabila ada kerusakan di satu daerah, akan berdamapk pada kerusakan di wilayah lain.

"Misal kerusakan di satu wilayah juga pasti akan saling berkaitan, akan berpengaruh ke kerusakan di wilayah lainnya," katanya.

Menurutnya, tanggung jawab untuk merawat bumi tidak hanya berada pada satu pihak, melainkan menjadi kewajiban seluruh lapisan masyarakat. Lebih lanjut, Elki mengatakan ada sejumlah isu lingkungan di Yogyakarta yang perlu mendapatkan perhatian serius, salah satunya sektor pariwisata.

"Yang paling urgent itu industri pariwisata, awalnya dari situ akhirnya merembet di berbagai isu lingkungan lainnya," ujar Elki.

Ia mencontohkan kondisi di Gunungkidul yang terus mengembangkan sektor pariwisata secara masif. Pengembangan industri pariwisata tersebut, menurutnya, kerap diiringi alih fungsi lahan yang berpotensi mengubah fungsi kawasan karst.

Selain itu, persoalan sampah juga masih menjadi perhatian utama Walhi, khususnya di wilayah perkotaan. Hingga ini, permasalahan tersebut dinilai belum memiliki solusi yang tuntas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....