Gus Iqdam Ajak Perkuat Iman Bangun Yogyakarta Maju
- 16 Jun 2026 11:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pendekatan keagamaan dan pembinaan karakter. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pengajian Akbar bersama Gus Iqdam dan Hadroh Pusat Sabilu Taubah yang digelar di Parkiran Barat Stadion Mandala Krida, Minggu 14 Juni 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Yogyakarta.
Kegiatan yang mengusung tema “Ngaji Rasa, Ngaji Makna. Menata Hati, Menguatkan Iman. Membangun Generasi Muda Kota Yogyakarta Unggul dan Berakhlakul Karimah” itu dihadiri ribuan jamaah dari berbagai kalangan. Sejak sore hari, masyarakat tampak memadati lokasi acara untuk mengikuti pengajian sekaligus bershalawat bersama.

Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus diimbangi dengan penguatan karakter, moral, dan spiritual masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa kemajuan sebuah kota akan memiliki makna yang lebih besar apabila diiringi dengan lahirnya generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. “Penguatan karakter dan spiritualitas menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Yogyakarta. Kemajuan kota harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai moral dan budaya,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-79 Pemerintah Kota Yogyakarta tahun ini mengangkat tema ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Tema tersebut menjadi refleksi komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola kota yang nyaman, sehat, serta berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Gus Iqdam atau Muhammad Iqdam Kholid menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang maju, aman, dan penuh keberkahan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kerja keras manusia, tetapi juga memerlukan pertolongan dan ridha Allah SWT.

Mengutip Surat Al-A’raf ayat 96, Gus Iqdam menjelaskan bahwa keberkahan akan diberikan kepada suatu negeri apabila masyarakatnya menjaga keimanan dan meningkatkan ketakwaan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah. “Jika penduduk suatu daerah menjaga keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT, maka keberkahan akan diturunkan. Ketika keberkahan hadir, berbagai program kebaikan akan lebih mudah diwujudkan,” ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan, serta mendukung berbagai program pembangunan yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas. Selain itu, Gus Iqdam mengingatkan pentingnya bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya demi menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.
Menurut Gus Iqdam, ketakwaan dapat dibangun melalui rasa takut kepada Allah SWT, harapan akan rahmat-Nya, serta kecintaan terhadap ketaatan dan kebaikan. Ia mengibaratkan masyarakat yang beriman seperti lebah yang selalu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. “Jika keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial terus dijaga, maka insyaallah keberkahan akan hadir. Kota Yogyakarta akan semakin baik, masyarakatnya semakin sejahtera, dan program-program pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Sebagai Kota Pelajar dan Kota Budaya, Yogyakarta terus berupaya menjaga nilai-nilai luhur seperti unggah-ungguh, tepa selira, gotong royong, dan guyub rukun sebagai fondasi pembangunan sosial. Melalui Pengajian Akbar bersama Gus Iqdam ini, Pemerintah Kota Yogyakarta berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta mampu mendorong terwujudnya pembangunan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial, budaya, dan spiritual.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....