Efisiensi Pakan Jadi Kunci Peternakan Berkelanjutan

  • 18 Apr 2026 11:04 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Isu efisiensi dan keberlanjutan industri peternakan menjadi sorotan dalam International Public Lecture Series 2026 yang digelar Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Sabtu (18/4).

Pada seri ke-7 ini, Dr. Jin Dingxing memaparkan strategi pengelolaan kalsium dan fosfor sebagai kunci dalam menekan biaya produksi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, ketergantungan pada bahan baku impor seperti dicalcium phosphate (DCP) dan meat bone meal (MBM) menjadi tantangan besar bagi industri peternakan di Indonesia.

“Kenaikan harga sumber fosfor berdampak langsung pada biaya pakan dan produksi ayam. Oleh karena itu, diperlukan strategi efisiensi melalui formulasi pakan yang tepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, penggunaan enzim fitase mampu meningkatkan kecernaan fosfor hingga mengurangi ekskresi limbah yang berpotensi mencemari lingkungan.

“Pendekatan ini tidak hanya menekan biaya produksi, tetapi juga mengurangi dampak lingkungan seperti eutrofikasi air,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Elly menegaskan pentingnya kolaborasi ilmu pengetahuan dalam menjawab tantangan industri peternakan modern.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis dalam mendorong pengembangan peternakan berkelanjutan di Indonesia, khususnya melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....