Tanda puasa Seorang Muslim Diterima
- 15 Apr 2026 13:17 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Kemampuan melanjutkan kebaikan Ramadan di bulan-bulan berikutnya seperti puasa syawal, salat malam, dan sedekah. Adanya keinginan juga kenikmatan dalam beribadah yang meningkat dibanding sebelum ramadan.
Dalam kajian Mutiara Pagi, yang disiarkan melalui Pro1, Ustadzah Estifa mengatakan, adanya perubahan prilaku menjadi lebih baik adalah meningkatnya ketaqwaan dan konsistennya ibadah setelah Ramadan berakhir seperti menjaga salat, berakhlak mulia dan gemar berbuat kebaikan.
Dalam menunaikan kewajiban ibadah berpuasa, pada bulan ramadan, sebelumnya melaksanakan ibadah puasa sunah syakban atau disebut dengan qabliyah ramadan. Puasa sunah syawal atau disebut dengan bakdiyah ramadan, sama halnya seperti kita menunaikan salat sunah qabliyah dan bakdiyah.
"Setelah ramadan ibadah-ibadah yang lain tetap juga dilakukan seperti salat sunah seperti witir, tahajud, dhuha dan puasa sunah seperti puasa senin, kamis, ini kita langsung ber interaksi dan komunikasi dengan Allah SWT, sedikit banyaknya akan meningkatkan kualitas ibadah kita," ujar Estifa.
| Baca juga: Salat Sebagai Komunikasi dengan Khalik |
Program Mutiara Pagi yang juga memberi kesempatan kepada pendengar untuk tanya jawab melalui line WA 0811616943. Wati bertanya, apakah ibadah puasa ramadan kita diterima, disaat pertanda hati tenang.
Jawab Ustadzah, pertanda amal ibadah seseorang diterima adalah selain melaksanakan amal ibadah, akan tetapi kita juga harus dapat menghindari dari penyakit hati seperti sukjon, gibah dan memfitnah untuk orang lain.
Selain itu pertanyaan Risna, untuk puasa ramadan sudah kita kerjakan, akan tetapi setelah ramadan, kalau kita tidak maksimal melaksanakan salat bagaimana. Jawab Estifa, kalau untuk ibadah yang hukumnya sunah tidak dikerjakan, tidak apa-apa, dikerjakan akan mendapat pahala, tapi kalau ibadah yang hukumnya wajib, tidak boleh ditinggalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....