Hari Seni Sedunia 15 April, Sejarah dan Makna Peringatan
- 14 Apr 2026 07:57 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Seni Sedunia atau World Art Day diperingati setiap 15 April sebagai upaya untuk mempromosikan perkembangan, penyebaran, dan apresiasi terhadap seni di seluruh dunia. Peringatan ini ditetapkan pada sesi ke-40 Konferensi Umum UNESCO pada tahun 2019.
Dilansir dari laman UNESCO, peringatan Hari Seni Sedunia pertama kali dilaksanakan pada tahun 2012. Gagasan tersebut diusulkan oleh International Association of Art (IAA) dalam pertemuan umum ke-17 di Guadalajara, Meksiko pada tahun 2011.
Usulan tersebut kemudian mendapat dukungan dari seluruh komite nasional IAA di berbagai negara. Dukungan itu menjadi langkah awal penguatan peran seni dalam skala internasional.
International Association of Art (IAA) merupakan organisasi yang berdiri pada tahun 1954 di kantor pusat UNESCO di Paris. Organisasi ini bertujuan mempromosikan seni dan seniman di seluruh dunia serta memperkuat kerja sama antarperupa.
IAA juga mendorong pertukaran ide dan keberagaman budaya di tingkat global. Peran ini menjadikan IAA sebagai salah satu organisasi penting dalam pengembangan ekosistem seni dunia.
Hari Seni Sedunia kemudian diproklamasikan pada sesi ke-40 Konferensi Umum UNESCO pada tahun 2019. UNESCO mengajak masyarakat dunia untuk meningkatkan kesadaran terhadap seni serta mendukung kegiatan seni dan para seniman.
UNESCO menyatakan bahwa seni berperan penting dalam menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan keberagaman budaya. Seni juga menjadi sarana berbagi pengetahuan serta mendorong dialog antarperadaban.
Peringatan Hari Seni Sedunia memperkuat hubungan antara seni dan masyarakat di seluruh dunia. Momentum ini juga menyoroti kontribusi seniman dalam pembangunan berkelanjutan serta pelestarian keberagaman ekspresi budaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....