Capaian Pembangunan Pontianak 2025 Tunjukkan Tren Positif

  • 02 Apr 2026 15:23 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Pontianak, Selasa, 31 Maret 2026. Dalam penyampaiannya, Edi menyebut capaian pembangunan daerah secara umum menunjukkan tren positif, dengan rata-rata capaian sasaran tujuan pembangunan mencapai 106,20 persen dan capaian kinerja daerah sebesar 110,22 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar target pembangunan daerah dapat direalisasikan dengan baik,” kata Edi dalam sambutannya.

Pada sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak meningkat menjadi 82,80, didukung oleh perbaikan di bidang pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat, dengan usia harapan hidup mencapai 75,96 tahun. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan, salah satunya angka stunting yang berada di level 22,3 persen. Pemerintah kota akan terus memperkuat intervensi melalui peningkatan layanan kesehatan, perbaikan gizi, serta kolaborasi lintas sektor.

Selain itu, indeks pembangunan literasi masyarakat yang berada di angka 34,85 juga dinilai masih perlu ditingkatkan. “Ini menjadi refleksi bagi kami untuk memperkuat program literasi dengan pendekatan yang lebih inovatif, kolaboratif, dan berbasis komunitas,” ujar Edi.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Pemkot Pontianak mencatat indeks reformasi birokrasi sebesar 84,7 dan indeks pelayanan publik 4,71, serta kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kota Pontianak tercatat sebesar 5,34 persen, dengan PDRB per kapita mencapai Rp80,79 juta. Namun, sektor infrastruktur masih perlu mendapat perhatian.

“Namun, pada sektor infrastruktur, indeks masih berada di angka 72,23, yang menunjukkan perlunya percepatan pembangunan,” ucap Edi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, menyatakan pihaknya akan segera membahas LKPJ secara menyeluruh bersama seluruh komisi. “LKPJ ini akan kami bahas sesuai mekanisme yang berlaku. Kami akan melihat secara komprehensif, baik capaian yang sudah baik maupun hal-hal yang masih perlu diperbaiki,” kata Satar.

Ia menambahkan, DPRD akan memberikan rekomendasi strategis sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah Kota Pontianak. “Rekomendasi yang nantinya disampaikan DPRD diharapkan bisa menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah kota, sehingga program pembangunan ke depan semakin tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya, mengakhiri.

Baca juga: Pemkot Pontianak Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Fokus pada Kesejahteraan dan Daya Beli

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....