Teknologi Kesehatan Ubah Peran Farmasis di Era Digital
- 28 Mar 2026 14:39 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Perkembangan teknologi kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan big data mulai mengubah peran farmasis, baik dalam pelayanan klinis maupun penelitian.
Koordinator Program Studi Farmasi Itera, Dr. apt. Atika Dalili Akhmad, S.Farm., M.Sc., menegaskan mahasiswa perlu memahami perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan big data yang semakin berperan dalam pelayanan kesehatan maupun penelitian farmasi.
| Baca juga: Usia Ideal Pemasangan Kawat Gigi |
"Pemanfaatan AI dapat membantu pengambilan keputusan klinis, sementara big data membuka peluang besar dalam pengembangan riset farmasi berbasis data," katanya, dilansir dari Itera, Sabtu 28 Maret 2026.
Selain itu, kemampuan analisis data, literasi digital, serta kolaborasi lintas profesi menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki farmasis di masa depan.
Perkembangan ini juga menjadi tantangan sekaligus peluang, di mana farmasis dituntut lebih adaptif agar tetap relevan dalam ekosistem layanan kesehatan modern.
Menurutnya, melalui pemahaman teknologi kesehatan, farmasis diharapkan mampu berkontribusi lebih optimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan inovasi di bidang farmasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....