Harta adalah Amanah, Mengelola Titipan dengan Bijak
- 27 Mar 2026 08:45 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Harta merupakan amanah atau titipan dari Allah SWT yang kelak harus dipertanggungjawabkan cara memperoleh serta menggunakannya. Andi Siswanto dalam Lomba Kultum Keuangan Syariah pada rangkaian acara Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026, menyampaikan agar kita selalu ingat untuk tidak sombong dengan kekayaan yang dimiliki, karena sewaktu-waktu titipan tersebut bisa diambil kembali oleh Sang Pemilik.
Hal utama dalam mengelola harta yakni kewajiban untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan, baik dalam keadaan melimpah ataupun kekurangan. Sebagaimana dengan janji Allah dalam Surah Ibrahim ayat 7, “Barang siapa yang bersyukur makan nikmatnya akan ditambah, namun jika kufur maka azab yang pedih akan menanti.”
Umat Muslim diperintahkan untuk mencari dan menggunakan harta hanya dengan cara-cara yang halal menurut syariat. Beliau menekankan, “Carilah harta dengan cara yang halal, bukan menghalalkan segala cara, karena harta yang hara, akan mendekatkan kita ke jurang api neraka,” jelasnya.
Dalam harta yang kita punya, ada pula hak orang lain seperti kerabat dekat, tetangga, dan fakir miskin yang wajib ditunaikan. Sesuai dengan Surah Al-Isra ayat 26, memberikan sedekah kepada mereka yang membutuhkan adalah bentuk ketaatan yang akan mendatangkan keberkahan dalam hidup.
Islam sangat melarang perilaku boros atau menghambur-hamburkan harta untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Mari hindari sifat kikir dan gaya hidup berfoya-foya supaya harta yang dititipkan benar-benar menjadi sarana ibadah demi kebahagiaan di dunia dan akhirat. (Khofifah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....