Praktik Kerja di RRI Yogyakarta

  • 13 Mar 2026 17:12 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Siswa Sekolah Menengah Kejuaraan (SMK) 1 Saptosari mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di RRI Yogyakarta. Praktik Kerja Lapangan dimulai tanggal 10 November 2025 - 30 April 2026. Tujuan dari PKL adalah memberikan siswa pengalaman langsung untuk kerja lapangan. Dengan mengikuti PKL siswa SMK 1 Saptosari dapat memenuhi hal-hal yang belum dipenuhi di sekolah untuk mencapai keutuhan standar kompetensi lulusan.

Selain itu, pelajar dari sekolah SMK 1 Saptosari yang bernama Oxta Arzainal juga mengikuti program dari sekolah untuk praktek kerja. Lokasi tempat praktek kerja siswa dapat memilih sendiri tempat kerja yang diinginkan. Siswa kemudian memilih tempat lokasi dan mengajukan surat keterangan dari sekolah untuk dapat melakukan praktek kerja di lembaga/perusahaan.

“Tempat praktek kerja lapangan ini saya mencari sendiri dan arahan dari kakak kelas, mereka merekomendasikan untuk PKL di RRI Yogyakarta. Alasan saya memilih radio karena daripada praktik di service center saya tidak suka. Karena saya lebih sukanya belajar digital. Jadi saya memilih RRI. Saya mengajukan surat permohonan untuk PKL di RRI Yogyakarta. Kemudian saya mendapatkan jawaban dan diperbolehkan untuk praktek selama 6 bulan, “katanya.

Melalui kegiatan PKL, pengalaman dan wawasan siswa bertambah. Diharapkan siswa SMK 1 Saptosari dapat mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Banyak suka duka selama menjalankan PKL di tempat yang jauh dari keluarga.

Oxta Arzainal anak sulung dari dua bersaudara. Orang tua dan keluarga berada di Gunungkidul. Pelajar SMK 1 Saptosari Oxta Arzainal mengatakan pengalamannya di bulan Ramadan tahun ini merupakan yang pertama kali jauh dari keluarga.

“Di bulan Ramadan tahun ini saya praktik kerja dan menjadikan keimanan juga bertambah tentang agama. Selama di Yogyakarta tinggal di kost dan belajar hidup mandiri menyiapkan semua sendiri,”katanya.

“Ya terutama senang dapat pengalaman baru, dan kita juga senang di Yogyakarta lebih ramai, dan nuansa Ramadan lebih terasa banget. Tapi ada sedihnya karena biasanya di Gunungkidul bisa sahur bareng orang tua,“ ucapnya.

Dan sekarang sendiri dan kadang sama teman kos sahur bersama, Kadang kangen masakan rumah, kalau di sini menu seadanya yang ada di warung. Selama Ramadan banyak rekaman seri dan lebih tahu tentang agama Islam lebih mendalami,“ katanya.

Selama menjalankan tugas untuk kerja lapangan di RRI Yogyakarta Oxta belajar untuk mengedit rekaman audio (suara), mempelajari cara mengoperasikan live streaming, belajar untuk tugas operator dan kalau ada kegiatan di luar ruangan mengikuti siaran langsung jumatan di masjid-masjid. “Kalau ada masalah di studio saya ikut belajar cara memperbaikinya. Saya senang semoga pengalaman yang saya dapat bisa berguna di masa depan,“ katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....