Huruf K Menjadi Singkatan Populer Ribuan

  • 13 Mar 2026 16:35 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Melansir Investopedia, Penggunaan huruf K sebagai singkatan ribuan, bermula dari istilah kilo dalam sistem satuan internasional yang populer. Satuan ini berasal dari bahasa Yunani chilioi, yang berarti seribu untuk memudahkan penyebutan angka yang berjumlah sangat banyak.

Dalam dunia akuntansi dan perdagangan, penulisan tiga angka nol sering kali dianggap membuang waktu dan juga memenuhi ruang. Penggunaan satu huruf K menjadi solusi praktis, agar pencatatan transaksi keuangan dapat berjalan dengan jauh lebih efektif.

Fenomena ini semakin meluas ke ranah digital, karena keterbatasan ruang karakter platform media sosial dan juga aplikasi pesan. Para pengguna internet merasa lebih nyaman menuliskan harga barang dengan format yang sangat ringkas, tanpa mengurangi makna aslinya.

Penggunaan prefiks kilo secara global, memang telah menjadi standar umum dalam menyederhanakan satuan hitung numerik. Hal ini menjelaskan mengapa identitas mata uang rupiah tetap terjaga, meskipun harus bersanding dengan simbol internasional yang praktis.

Dunia kuliner dan gaya hidup masa kini juga mengadopsi tren tersebut, untuk membuat desain menu terlihat minimalis. Penulisan harga seperti 50K, dianggap lebih estetis dibandingkan deretan angka nol yang panjang bagi para pelanggan di kafe-kafe.

Meskipun bukan singkatan resmi dalam bahasa Indonesia, masyarakat sudah terbiasa menggunakan simbol tersebut dalam transaksi harian mereka. Pemahaman kolektif ini membuktikan, bahasa dan simbol terus berevolusi mengikuti kebutuhan zaman yang menuntut kecepatan serta efisiensi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....