Itikaf Amalan Utama Sepuluh Malam Terakhir Ramadan
- 11 Mar 2026 07:07 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Umat Islam dianjurkan memaksimalkan ibadah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, salah satunya dengan melaksanakan itikaf di masjid. Itikaf merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada akhir Ramadan karena memiliki nilai keutamaan yang besar bagi umat Islam.
Sekretaris Departemen Dakwah PW Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banten, Abdul Hay Nasuki mengatakan, Rasulullah SAW secara rutin melaksanakan itikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai bentuk kesungguhan dalam meningkatkan ibadah.
| Baca juga: Waspada, Ini 10 Penyebab Kebakaran Rumah |
“Rasulullah selalu beritikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan,” ujarnya dalam dialog Mutiara Ramadan bersama RRI Pro 1 Banten, Rabu, 11 Maret 2026.
Abdul Hay mengatakan, sepuluh malam terakhir Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri karena pada periode tersebut terdapat kemungkinan turunnya malam Lailatul Qadar.
Malam tersebut diyakini memiliki keutamaan luar biasa karena nilainya lebih baik dari seribu bulan. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti salat sunah, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa agar dapat meraih keberkahan Ramadan secara maksimal.
Lebih lanjut Abbul Hay mengatakan, Itikaf menjadi salah satu cara untuk memaksimalkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Ia menambahkan, pelaksanaan itikaf tidak harus dilakukan sepanjang malam. Umat Islam tetap dapat menyesuaikan waktu ibadah dengan aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, meskipun hanya dilakukan dalam waktu singkat, itikaf tetap memiliki nilai ibadah selama dilakukan di masjid dan disertai niat yang benar. “Walaupun hanya setengah jam atau satu jam di masjid, kalau diniatkan iktikaf tetap mendapat pahala,” ucapnya.
Ia berharap umat Islam dapat memanfaatkan momentum sepuluh malam terakhir Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....