Waspada, Ini 10 Penyebab Kebakaran Rumah

  • 04 Mei 2026 10:29 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Sebagian besar kebakaran rumah tangga dipicu oleh faktor yang sebenarnya dapat dicegah. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD-PK Pandeglang, Hidayatulloh, dalam dialog Banten Menyapa bersama RRI Pro 1 Banten, Senin, 4 Mei 2026.

Ia menjelaskan, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka kebakaran di lingkungan permukiman. Menurutnya, masih banyak warga yang belum memahami potensi bahaya dari aktivitas sehari-hari di rumah.

Hidayatulloh menyebutkan terdapat setidaknya sepuluh penyebab umum kebakaran di rumah tangga. Faktor-faktor tersebut kerap muncul dari kebiasaan yang dianggap sepele namun memiliki risiko besar jika tidak diawasi dengan baik.

Salah satu penyebab utama adalah dapur yang menjadi pusat aktivitas memasak setiap hari. Penggunaan gas, minyak, serta berbagai peralatan masak yang tidak diawasi dapat dengan mudah memicu kebakaran dalam waktu singkat. “Dapur menjadi penyebab paling umum karena banyak sumber api seperti gas dan minyak,” ujarnya.

Selain dapur, kebiasaan merokok di dalam rumah juga menjadi faktor risiko yang tinggi. Puntung rokok yang tidak dipadamkan secara sempurna dapat menyulut api dan menyebabkan kebakaran tanpa disadari.

Faktor lain yang juga sering terjadi adalah penggunaan lilin saat listrik padam. Di sisi lain, instalasi listrik yang tidak sesuai standar menjadi salah satu penyebab dominan yang sering memicu korsleting dan kebakaran. “Instalasi listrik harus sesuai standar karena banyak kebakaran dipicu oleh kabel yang tidak layak,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahan kimia rumah tangga yang disimpan sembarangan juga berpotensi memicu kebakaran. Selain itu, kecerobohan anak-anak saat bermain api serta penggunaan perangkat elektronik secara berlebihan turut meningkatkan risiko.

Kebiasaan menumpuk stopkontak dalam satu titik juga dinilai sangat berbahaya. Kondisi ini dapat menyebabkan beban listrik berlebih yang berujung pada percikan api.

Selain itu, aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan serta penggunaan genset yang tidak sesuai prosedur juga perlu diwaspadai. Kedua hal ini sering dianggap sepele, padahal berpotensi besar memicu kebakaran.

Dengan memahami berbagai penyebab tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Upaya pencegahan yang sederhana namun konsisten dinilai menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran di lingkungan permukiman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....