Penjelasan Pakar Tentang Manfaat Puasa, Berikut Gambarannya
- 25 Feb 2026 22:47 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Puasa Bukan Cuma Ibadah Tapi “Detoks Alami” Tubuh Lewat Autophagy. Saat tubuh tidak makan selama 12–16 jam, ia memasuki mode pemulihan luar biasa bernama autophagy istilah ilmiah yang berarti “memakan diri sendiri” (self-eating).
Proses ini ditemukan oleh Yoshinori Ohsumi, peraih Nobel Kedokteran 2016, dan kini jadi fondasi sains di balik manfaat puasa. Hal yang terjadi saat autophagy aktif, sel rusak & protein tak berfungsi dihancurkan dan didaur ulang, lemak dibakar sebagai sumber energi, produksi hormon pertumbuhan meningkat, sistem imun diperbarui dan racun, logam berat, bahkan sel pra-kanker dibersihkan.
Puncaknya, mulai aktif sekitar jam ke-12, maksimal pada jam ke-16 lebih. Inilah mengapa puasa baik dalam konteks spiritual maupun intermiten, bukan sekadar menahan lapar, tapi ritual penyembuhan alami yang telah diprogram oleh tubuh kita sejak lahir.
Jadi, saat berpuasa Ramadan ingat bahwa anda tak hanya membersihkan jiwa tapi juga membersihkan setiap sel dalam tubuh.Ibadah puasa diibaratkan sebagai perisai yang melindungi muslim serta mengajarkan untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah swt.
Selain dari sisi spiritual, puasa juga mengajarkan kepada kita nilai-nilai sosial yang mulia. Mari bersama kita ulas mulai dari pengertian, makna, dan pentingnya puasa bagi kehidupan setiap orang yang beragama islam.
Sumber Referensi:
Nobel Prize in Physiology or Medicine 2016 – Yoshinori Ohsumi | Cell Metabolism Journal, Februari 2026
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....