Tips Hindari Konsumsi Manis Berlebihan saat Berbuka Puasa
- 25 Feb 2026 06:13 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Menu berbuka puasa identik dengan hidangan manis seperti kolak, es buah, sirup, hingga aneka kue. Setelah seharian menahan lapar dan haus, keinginan untuk menyantap makanan manis dalam jumlah banyak sering kali sulit dikendalikan. Namun, konsumsi gula berlebihan saat berbuka dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan, seperti lonjakan gula darah hingga rasa lemas setelah makan.
Agar tetap sehat selama Ramadan, berikut beberapa tips untuk menghindari konsumsi manis berlebihan saat berbuka puasa:
1. Awali dengan Air Putih
Sebelum menyantap takjil manis, biasakan minum satu hingga dua gelas air putih. Air membantu menghidrasi tubuh dan mengurangi keinginan untuk langsung mengonsumsi makanan manis dalam jumlah besar.
| Baca juga: Manfaat Minum Air Putih bagi Kesehatan Tubuh |
2. Konsumsi Kurma Secukupnya
Mengikuti anjuran Rasulullah SAW, berbuka dengan kurma memang baik. Namun, cukup konsumsi 1–3 butir saja. Kurma sudah mengandung gula alami yang cukup untuk mengembalikan energi tubuh.
3. Pilih Takjil Rendah Gula
Jika ingin menikmati kolak atau es buah, kurangi penggunaan gula, sirup, atau susu kental manis. Alternatifnya, perbanyak buah segar tanpa tambahan pemanis berlebih.
4. Hindari “Balas Dendam” Makan
Rasa lapar seharian sering memicu keinginan makan berlebihan. Cobalah makan secara perlahan dan beri jeda sebelum menambah porsi, agar tubuh memiliki waktu untuk memberi sinyal kenyang.
5. Perhatikan Porsi
Gunakan mangkuk atau gelas berukuran kecil untuk takjil manis. Cara sederhana ini efektif membantu mengontrol asupan gula.
6. Seimbangkan dengan Makanan Bergizi
Setelah takjil, lanjutkan dengan makanan utama yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, dan sayuran. Pola makan seimbang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
7. Batasi Minuman Manis Kemasan
Minuman bersoda, teh manis berlebihan, atau minuman sirup instan mengandung gula tinggi. Lebih baik memilih air putih, infused water, atau jus tanpa gula tambahan.
Ahli gizi mengingatkan bahwa kebutuhan gula harian tetap harus dijaga meski sedang berpuasa. Ramadan seharusnya menjadi momen melatih pengendalian diri, termasuk dalam hal pola makan.
Dengan mengatur konsumsi gula secara bijak, ibadah puasa dapat dijalani dengan tubuh yang tetap sehat dan bugar hingga akhir bulan suci.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....