Tips Minum saat Ramadhan agar Tubuh Tetap Terhidrasi
- 19 Feb 2026 10:25 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadhan membuat tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama kurang lebih 12–14 jam. Jika tidak diatur dengan baik, kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi yang ditandai dengan lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi. Karena itu, penting untuk mengatur pola minum air putih agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi.
Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya Halodoc. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar tubuh tetap terhidrasi selama Ramadhan:
1. Terapkan Pola 2-4-2
Pola 2-4-2 adalah cara sederhana memenuhi kebutuhan 8 gelas air per hari:
- 2 gelas saat berbuka puasa
- 4 gelas antara berbuka hingga sebelum tidur
- 2 gelas saat sahur
Metode ini membantu distribusi cairan lebih merata dan mencegah minum berlebihan sekaligus dalam satu waktu.
2. Jangan Tunggu Haus
Rasa haus adalah tanda awal tubuh mulai kekurangan cairan. Saat berbuka, biasakan langsung minum air putih sebelum mengonsumsi makanan lain. Begitu juga setelah tarawih atau sebelum tidur, tetap minum meski tidak merasa terlalu haus. Konsistensi lebih penting dibandingkan jumlah besar dalam sekali minum.
3. Perhatikan Warna Urine
Warna urine bisa menjadi indikator hidrasi tubuh. Jika warnanya jernih atau kuning pucat, artinya tubuh cukup cairan. Namun jika kuning pekat, itu tanda Anda perlu meningkatkan asupan air saat waktu berbuka dan sahur.
4. Hindari Minuman Berkafein Berlebihan
Minuman seperti kopi, teh pekat, atau soda bersifat diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Jika dikonsumsi berlebihan, tubuh justru kehilangan lebih banyak cairan. Jika ingin tetap minum kopi, imbangi dengan tambahan air putih yang cukup.
5. Konsumsi Makanan yang Mengandung Banyak Air
Selain minum, kebutuhan cairan juga bisa didapat dari makanan seperti:
- Semangka
- Melon
- Jeruk
- Timun
- Sup berkuah
Buah dan sayur dengan kandungan air tinggi membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama puasa.
6. Hindari Aktivitas Berat di Bawah Terik Matahari
Aktivitas fisik berat saat siang hari dapat mempercepat kehilangan cairan melalui keringat. Jika ingin berolahraga, pilih waktu mendekati berbuka atau setelah makan malam agar tubuh bisa segera mengganti cairan yang hilang.
Menjaga hidrasi selama Ramadhan bukan hanya soal minum banyak, tetapi soal pengaturan waktu dan kebiasaan yang tepat. Dengan pola minum teratur, konsumsi makanan bergizi, serta menghindari minuman yang memicu dehidrasi, tubuh akan tetap segar dan ibadah pun bisa dijalani dengan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....