Cara Mengkonsumsi Kopi saat Bulan Ramadhan agar Tetap Aman dan Sehat
- 22 Feb 2026 10:15 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Bagi banyak orang, kopi adalah bagian dari rutinitas harian. Namun saat bulan Ramadhan, pola konsumsi kopi perlu disesuaikan karena waktu makan dan minum terbatas antara berbuka hingga sahur. Jika tidak diatur dengan baik, konsumsi kopi dapat menyebabkan gangguan tidur, dehidrasi, atau masalah lambung. Dilansir dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Berikut panduan aman mengonsumsi kopi selama Ramadhan.
1. Hindari Minum Kopi Saat Berbuka Pertama
Saat berbuka, tubuh berada dalam kondisi dehidrasi ringan setelah berpuasa seharian. Disarankan untuk memulai dengan air putih dan makanan ringan seperti kurma sebelum mengonsumsi kopi.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, saat berbuka sebaiknya mendahulukan cairan dan makanan bergizi seimbang untuk memulihkan energi tubuh secara bertahap.
Minum kopi langsung saat berbuka dapat: Mengiritasi lambung kosong, Memicu asam lambung dan Menyebabkan jantung berdebar pada sebagian orang
2. Waktu Terbaik Minum Kopi
Waktu yang relatif aman untuk minum kopi adalah: 1–2 jam setelah berbuka, Setelah makan malam, Tidak terlalu dekat dengan waktu tidur , Hal ini membantu mengurangi risiko gangguan tidur, terutama karena kafein dapat bertahan dalam tubuh selama 4–6 jam.
3. Batasi Konsumsi Kafein
Berdasarkan rekomendasi dari World Health Organization, konsumsi kafein dalam jumlah sedang umumnya aman bagi orang dewasa sehat, sekitar maksimal 400 mg per hari (sekitar 3–4 cangkir kopi seduh). Selama Ramadhan, sebaiknya: Cukup 1–2 cangkir per malam, Hindari kopi berukuran besar dengan tambahan gula berlebih dan Pertimbangkan kopi rendah kafein (decaf) bila sensitif terhadap kafein.
4. Perhatikan Risiko Dehidrasi
Kafein memiliki efek diuretik ringan, yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Walau efeknya tidak ekstrem pada peminum rutin, tetap penting untuk: Memenuhi kebutuhan cairan 2 liter antara berbuka dan sahur, Tidak mengganti air putih dengan kopi, Menghindari kopi menjelang sahur jika membuat sering buang air kecil.
5. Hindari Kopi Saat Sahur (Jika Sensitif)
Sebagian orang mengalami: Nyeri lambung,Heartburn, Gelisah, Gangguan tidur setelah sahur. Jika Anda tetap ingin minum kopi saat sahur: Konsumsi setelah makan, bukan saat perut kosong,Pilih kopi dengan kadar asam lebih rendah dan Batasi gula dan krimer berlebih.
6. Alternatif yang Lebih Ramah Tubuh
Jika ingin mengurangi kafein selama Ramadhan, Anda dapat mencoba: Kopi decaf, Teh hijau Minuman herbal tanpa kafein dan Alternatif ini tetap memberi sensasi hangat tanpa terlalu mengganggu pola tidur.
Mengonsumsi kopi saat bulan Ramadhan tetap diperbolehkan, asalkan dilakukan dengan bijak. Kunci utamanya adalah: Tidak minum kopi saat perut kosong, Membatasi jumlah kafein, Tetap menjaga asupan cairan, Menghindari waktu konsumsi yang mengganggu tidur. Dengan pengaturan yang tepat, Anda tetap bisa menikmati kopi tanpa mengganggu ibadah puasa dan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....