10 Februari, Hari Kacang-Kacangan Sedunia

  • 09 Feb 2026 09:45 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Setiap 10 Februari, dunia memperingati Hari Kacang-Kacangan Sedunia atau World Pulses Day. Peringatan ini digagas Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap peran kacang-kacangan sebagai sumber pangan bergizi, terjangkau, dan ramah lingkungan.

Kacang-kacangan merupakan biji kering dari tanaman polong-polongan, seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, kedelai, dan lentil. Jenis pangan ini dikenal memiliki kandungan gizi tinggi serta daya simpan yang relatif lama, sehingga berkontribusi pada ketahanan pangan.

Dari sisi kesehatan, kacang-kacangan menjadi sumber protein nabati, serat, vitamin, dan mineral yang penting bagi tubuh. Konsumsi kacang-kacangan secara rutin diyakini dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol kadar gula darah, serta mendukung sistem pencernaan. Selain itu, kandungan lemaknya rendah dan tidak mengandung kolesterol.

FAO juga menekankan peran kacang-kacangan dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Tanaman polong-polongan mampu mengikat nitrogen dari udara ke dalam tanah, sehingga membantu meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Kondisi ini turut berkontribusi dalam menekan dampak perubahan iklim.

Di Indonesia, kacang-kacangan telah lama menjadi bagian dari konsumsi masyarakat, baik sebagai bahan pangan utama maupun olahan, seperti tempe, tahu, bubur kacang hijau, dan berbagai kudapan tradisional. Momentum Hari Kacang-Kacangan Sedunia diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk kembali mengoptimalkan konsumsi pangan lokal yang sehat sekaligus mendukung kesejahteraan petani.

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa pilihan pangan sehari-hari memiliki dampak besar, tidak hanya bagi kesehatan individu, tetapi juga bagi keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....