Panen Raya TNI di Aceh Tamiang Perkuat Swasembada Pangan Nasional

  • 20 Jul 2026 14:27 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Tamiang – Pemulihan sektor pertanian pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang memasuki fase yang semakin produktif. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama TNI menggelar Panen Raya TNI sebagai langkah nyata mempercepat kebangkitan ekonomi petani sekaligus memperkuat program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

Kegiatan yang dipusatkan di areal persawahan Kelompok Tani Sama-Sama, Kampung Seuneubok Dalam Upah, Kecamatan Bendahara, Minggu 19 Juli 2026. dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH.

Panen raya tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dan TNI dalam mengembalikan produktivitas lahan pertanian yang sebelumnya terdampak banjir, sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Armia bersama Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang Yudhi Syufriadi, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang M. Nur, serta Wakapolres Aceh Tamiang Kompol Rubby Nanda mengikuti video conference bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang membahas perkembangan program ketahanan pangan di berbagai daerah.

Bupati Armia menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan fondasi utama perekonomian masyarakat Aceh Tamiang. Karena itu, percepatan pemulihan lahan pertanian menjadi prioritas pemerintah daerah setelah bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.

"Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan para petani, kami optimistis lahan yang terdampak bencana dapat kembali produktif serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional," ujar Armia.

Program pemulihan tersebut melibatkan tujuh kelompok tani di Kampung Seuneubok Dalam Upah, yakni Kelompok Tani Empang Breuh, Barona, Barona Muda, Dang Na, Meusapat Rakan, Amanah Endatu, dan Kelompok Tani Sama-Sama.

Berdasarkan data pemerintah daerah, kawasan tersebut memiliki Luas Baku Sawah (LBS) mencapai 231,41 hektare dengan Luas Tambah Tanam (LTT) sekitar 157 hektare. Melalui pendampingan intensif bersama Kodim 0117/Aceh Tamiang, produktivitas lahan ditargetkan mencapai rata-rata 5,2 ton gabah per hektare.

Dengan target produksi sekitar 1.201 ton gabah dari seluruh areal tanam, panen raya ini diharapkan menjadi tonggak kebangkitan sektor pertanian Aceh Tamiang sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani yang sempat terdampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menilai keberhasilan pemulihan sektor pertanian tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan daerah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung visi nasional menuju swasembada pangan yang berkelanjutan melalui sinergi lintas sektor dan pemberdayaan petani di tingkat lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....