Ratusan Siswa SDN Inpres Kassi-Kassi 1 Makassar Antusias Sambut MBG Hari Pertama
- 20 Jul 2026 13:11 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Hari pertama pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah libur sekolah berlangsung lancar di SDN Inpres Kassi-Kassi 1, Kecamatan Rappocini, Senin, 20 Juli 2026. Ratusan siswa tampak antusias menyambut kembali program tersebut setelah sempat terhenti selama masa libur sekolah.
Mobil dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rappocini tiba di lingkungan sekolah sekitar pukul 09.15 WITA. Tak lama berselang, makanan langsung didistribusikan ke seluruh siswa untuk disantap bersama di dalam kelas sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kepala SDN Inpres Kassi-Kassi 1, Basri Kamaruddin, mengatakan pelaksanaan MBG pada hari pertama berjalan dengan baik tanpa kendala berarti. Sebanyak 280 siswa menerima manfaat program tersebut, sementara sekitar 20 guru, tenaga kependidikan, dan staf sekolah juga mendapatkan jatah makanan bergizi dengan menu yang sama seperti yang diterima siswa.
"Alhamdulillah, hari pertama MBG di SDN Inpres Kassi-Kassi 1 berlangsung dengan baik. Mobil SPPG tadi tiba di sekolah sekitar pukul 09.15 WITA dan sekarang siswa sementara menyantap makanannya. Saya juga melihat ada yang berbeda dengan SPPG Rappocini, karena guru dan staf sekolah juga mendapatkan jatah MBG dengan menu yang sama seperti yang dimakan siswa," ujar Basri.
Dikatakan antusias siswa pada hari pertama pendistribusian sangat tinggi. Bahkan sejak pagi, banyak siswa yang terus menanyakan kapan makanan bergizi tersebut akan tiba. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa program MBG sangat dinantikan oleh para peserta didik.
Ia mengaku, selama berkeliling memantau proses belajar mengajar di kelas, beberapa siswa berulang kali menanyakan waktu kedatangan makanan. Setelah makanan dibagikan, suasana kelas dipenuhi wajah-wajah ceria karena siswa akhirnya kembali menikmati menu MBG yang sempat terhenti beberapa waktu.
"Antusias anak-anak sangat besar. Waktu saya keliling kelas, ada beberapa siswa yang terus bertanya, 'Kapan MBG datang? Kapan MBG datang?' Mereka seperti tidak sabar menunggu makanan datang. Anak-anak terlihat sangat gembira karena selama libur sekolah dan MPLS, MBG juga ikut libur," katanya.
Sebelumnya, Basri menjelaskan dapur MBG di Kecamatan Rappocini sempat berhenti sementara. Penghentian dilakukan untuk memberi ruang bagi Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembenahan serta evaluasi guna meningkatkan kualitas tata kelola program MBG.
Menurut Basri, hasil evaluasi tersebut mulai terlihat pada pelaksanaan MBG saat ini. Ia menilai telah terjadi banyak perbaikan dibandingkan periode awal pelaksanaan program, mulai dari variasi menu yang lebih beragam, kualitas makanan yang meningkat, nasi yang lebih pulen, hingga porsi yang dinilai lebih banyak.
Perubahan tersebut diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan manfaat yang lebih optimal bagi seluruh penerima program.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....