Pemkab Bangkalan Bekali Pelajar Literasi dalam Menggunakan Media Sosial
- 17 Jul 2026 13:40 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Pemkab Bangkalan melalui Diskominfo memberikan edukasi etika bermedia sosial kepada pelajar SMP Negeri 7 Bangkalan sebagai langkah pembentukan pengguna internet yang bijak dan bertanggung jawab.
- Kepala Diskominfo Zainal Alim menekankan bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan etika digital yang kuat untuk mencegah penyalahgunaan media sosial sebagai sarana ujaran kebencian, perundungan, dan penyebaran berita palsu.
- Program ini mencakup edukasi mendalam tentang bahaya cyberbullying, dampak psikologis bagi korban, dan pentingnya meninggalkan jejak digital positif yang dapat memengaruhi masa depan.
RRI.CO.ID, Bangkalan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) membekali para pelajar dengan pemahaman etika bermedia sosial agar menjadi pengguna internet yang bijak dan bertanggung jawab. Langkah ini diambil sebagai respons atas pentingnya kecakapan digital bagi generasi muda dalam memanfaatkan teknologi secara positif sejak dini.
Edukasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, saat menjadi pemateri dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 7 Bangkalan pada Kamis 16 Juli 2026. Dalam pemaparannya, ia membawakan materi bertajuk "Sopan dan Santun Bermedia Sosial: Menjadi Pelajar Berkarakter di Dunia Digital".
Zainal Alim mengajak seluruh siswa untuk menjadikan media sosial sebagai ruang belajar, wadah berkarya, serta sarana berbagi informasi yang bermanfaat. Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi yang masif saat ini harus diimbangi dengan etika digital yang kuat, sehingga platform digital tidak disalahgunakan sebagai sarana penyebaran ujaran kebencian, perundungan, maupun berita palsu.
Para siswa juga diberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya cyberbullying atau perundungan siber, termasuk dampak psikologis yang ditimbulkan bagi korban serta langkah antisipasi yang harus dilakukan jika mengalaminya. Zainal mengingatkan pentingnya menghargai pendapat orang lain, berpikir sebelum mengunggah sesuatu, dan memahami bahwa setiap aktivitas di internet meninggalkan jejak digital yang dapat memengaruhi masa depan.
Di akhir sesi, para peserta MPLS diajak membangun komitmen bersama untuk selalu berkomentar dengan sopan, tidak melakukan perundungan terhadap teman, serta tidak menyebarkan hoaks. Penanaman literasi digital ini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga cerdas dan beretika di dunia maya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....