Konten Kreatif Jadi Sarana Menanamkan Nilai Pancasila
- 16 Jul 2026 10:09 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Konten kreatif menjadi media efektif untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi digital.
- Literasi digital dan kreativitas berperan penting dalam menangkal hoaks, ujaran kebencian, serta memperkuat persatuan bangsa.
- Program Obrolan Komunitas RRI mendukung implementasi Asta Cita melalui edukasi publik tentang Pancasila di ruang digital.
RRI.CO.ID, Jakarta: Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya konten digital, media sosial tidak lagi sekadar menjadi ruang hiburan. Di tangan kreator yang bertanggung jawab, platform digital dapat berubah menjadi ruang belajar yang menyenangkan, tempat nilai-nilai Pancasila dikenalkan dengan cara yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Inilah semangat yang diangkat dalam program Obrolan Komunitas RRI Pro 1 Jakarta yang menghadirkan Anastasia Indria, Wakabid Media dan Kampanye Pusaka Indonesia, dengan tema "Konten Kreatif Sebagai Wahana Belajar Nilai Pancasila". Acara ini disiarkan secara langsung pada Selasa, 14 Juli 2026, pukul 20.20–21.00 WIB di RRI Pro 1 Jakarta 91,2 FM.
Di era digital, jutaan konten diproduksi setiap hari. Namun, tidak semuanya membawa dampak positif. Di tengah banjir informasi, masyarakat—khususnya generasi muda—membutuhkan konten yang bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menginspirasi, menumbuhkan empati, memperkuat semangat gotong royong, serta membangun sikap saling menghormati dalam keberagaman.
Anastasia Indria menilai bahwa kreativitas memiliki kekuatan besar untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam bahasa yang lebih mudah dipahami generasi digital. Melalui video pendek, ilustrasi, animasi, podcast, hingga kampanye media sosial, pesan tentang toleransi, persatuan, kepedulian sosial, dan cinta tanah air dapat disampaikan secara lebih efektif tanpa terasa menggurui.
Pendekatan seperti ini menjadi semakin penting ketika ruang digital juga dipenuhi berbagai tantangan, mulai dari hoaks, ujaran kebencian, hingga polarisasi yang dapat mengikis nilai persatuan bangsa. Karena itu, literasi digital dan kemampuan memproduksi konten positif menjadi bagian penting dalam membangun karakter masyarakat Indonesia.
Program ini juga sejalan dengan implementasi Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam upaya memperkuat ideologi Pancasila, membangun karakter bangsa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat persatuan nasional melalui pemanfaatan teknologi dan media digital yang produktif.
Melalui dialog ini, RRI kembali menegaskan perannya sebagai media publik yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang terdorong menjadi kreator konten yang mampu menghadirkan inspirasi, memperkuat nilai kebangsaan, dan menyebarkan energi positif di ruang digital.
Di era ketika satu unggahan dapat menjangkau jutaan orang dalam hitungan detik, setiap konten yang dibuat sesungguhnya bukan sekadar hiburan. Ia dapat menjadi jejak digital yang mengajarkan nilai, menggerakkan kepedulian, dan memperkuat jati diri bangsa. Karena itulah, konten kreatif bukan hanya soal kreativitas, tetapi juga tentang tanggung jawab membangun Indonesia yang berkarakter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....