BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

  • 16 Jul 2026 07:09 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menggelar pelatihan dasar kebencanaan bagi 500 mahasiswa Program Studi Kebidanan Institut Kesehatan dan Teknologi (IKT) Stella Maris, Rabu 15 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama BPBD dengan 23 perguruan tinggi di Kota Makassar untuk memperkuat kapasitas penanggulangan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, mengatakan kerja sama yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Makassar tersebut bertujuan mencetak sumber daya manusia yang siap membantu penanganan bencana di Kota Makassar. "Setiap kampus mengirimkan perwakilan mahasiswa untuk mengikuti pelatihan kebencanaan. Mereka dibekali berbagai materi seperti vertical rescue, water rescue, medical rescue, manajemen bencana, hingga pertolongan pertama," ujar Fadli.

Menurutnya, materi kebencanaan tersebut akan menjadi bagian dari pembelajaran di masing-masing perguruan tinggi dengan bobot antara dua hingga empat satuan kredit semester (SKS). Fadli memperkirakan, apabila setiap perguruan tinggi memiliki sekitar 1.000 mahasiswa yang mengikuti program tersebut, maka Makassar akan memiliki sedikitnya 23 ribu mahasiswa yang memiliki kompetensi dasar kebencanaan.

"Ketika terjadi bencana, mereka sudah menjadi tenaga siap pakai yang dapat membantu proses penanganan di lapangan. Harapan kami, Makassar menjadi kota yang semakin tangguh terhadap bencana," katanya.

Ia menilai kolaborasi antara BPBD dan perguruan tinggi merupakan inovasi yang belum banyak diterapkan di Indonesia karena memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Mahasiswa memperoleh pengetahuan dan keterampilan kebencanaan, sementara personel BPBD juga mengasah kemampuan sebagai instruktur melalui proses pelatihan tersebut.

"Ini menjadi solusi yang saling menguntungkan. Mahasiswa mendapat ilmu, sedangkan anggota kami belajar mengajar sekaligus berbagi pengalaman di lapangan," ucapnya.

Pada pelaksanaan perdana, sebanyak 500 mahasiswa Program Studi Kebidanan Institut Kesehatan dan Teknologi (IKT) Stella Maris mengikuti pelatihan dasar kebencanaan. Seluruh 23 perguruan tinggi telah dijadwalkan mengikuti program secara bertahap.

Fadli menambahkan, setelah menyelesaikan pelatihan, para mahasiswa akan kembali ke kampus masing-masing untuk melanjutkan perkuliahan. Namun, mereka tetap memiliki bekal dasar penanggulangan bencana yang dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu apabila diperlukan dalam penanganan keadaan darurat.

Menurutnya, program tersebut juga diharapkan membentuk komunitas relawan kebencanaan berbasis kampus yang mampu mendukung terwujudnya Makassar sebagai kota yang tangguh dan resilien terhadap berbagai potensi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....