Bangkalan Evaluasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

  • 15 Jul 2026 20:31 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja'far secara resmi membuka Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan dan Capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Aula Hotel Roos pada Selasa 14 Juli 2026.
  • Program PKG ditekankan sebagai program prioritas pemerintah pusat (Asta Cita) yang harus dipastikan berjalan optimal hingga ke pelosok desa dengan fokus pada pemecahan hambatan teknis dan peningkatan mutu pelayanan.
  • Puskesmas Kamal meraih penghargaan tertinggi dengan capaian 24,7 persen, diikuti Puskesmas Galis (24,4 persen) dan Puskesmas Sepulu (22 persen) sebagai apresiasi atas persentase capaian PKG terbaik.
  • Wakil Bupati menyoroti tantangan kultural yang masih kerap ditemui di lapangan yaitu kebiasaan masyarakat yang enggan memeriksakan diri secara dini atau 'takut tahu' penyakitnya yang memerlukan edukasi masif untuk mengubah pola pikir.

RRI.CO.ID, Bangkalan - Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja'far, secara resmi membuka Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan dan Capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Aula Hotel ¹Roos, Bangkalan, Selasa 14 Juli 2026. Kegiatan ini difokuskan untuk mengukur efektivitas layanan kesehatan sekaligus merumuskan strategi pendekatan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa program PKG merupakan program prioritas pemerintah pusat (Asta Cita) yang harus dikawal dan dipastikan berjalan optimal hingga ke pelosok desa. Menurutnya, sektor kesehatan merupakan fondasi utama produktivitas dan investasi masa depan

.

"Melalui evaluasi berkelanjutan ini, diharapkan seluruh jajaran kesehatan di Kabupaten Bangkalan dapat memetakan hambatan teknis secara akurat dan meningkatkan mutu pelayanan," tutur Fauzan.

Ia juga menyoroti tantangan kultural yang masih kerap ditemui di lapangan, salah satunya adalah kebiasaan masyarakat yang enggan memeriksakan diri secara dini.

"Ada kecenderungan di masyarakat kita yang sering kali takut memeriksakan kesehatannya sejak dini atau 'takut tahu' penyakitnya. Pola pikir ini yang harus kita ubah bersama melalui edukasi yang masif. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati," tegas Fauzan.

Sebagai bentuk apresiasi dan dorongan motivasi, pada kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada tiga fasilitas kesehatan dengan persentase capaian PKG tertinggi. Penghargaan tersebut diraih oleh Puskesmas Kamal sebagai yang terbaik dengan capaian 24,7 persen, disusul oleh Puskesmas Galis sebesar 24,4 persen, dan Puskesmas Sepulu dengan capaian 22 persen.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh 65 peserta secara luring. Para peserta meliputi perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, pejabat struktural dan fungsional Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, serta 22 Kepala Puskesmas beserta Penanggung Jawab (PJ) PKG se-Kabupaten Bangkalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....