Pemkab Bangkalan Harap Sinergi dengan KDKMP Kuatkan Pertanian Lokal

  • 13 Jul 2026 10:41 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Kabupaten Bangkalan siap bersinergi dengan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam rantai pertanian.

Kepala DP2KP Kabupaten Bangkalan, CHK Karyadinata, menyampaikan peluang integrasi yang kuat antara kelembagaan petani, Gapoktan, dan KDKMP akan memperkuat posisi tawar sektor pertanian di tingkat desa sehingga dapat memutus rantai tengkulak yang selama ini merugikan petani lokal

“Nanti kita ikut di KDKMP, resiko gagal panen baik sektor pertanian maupun sektor peternakan bisa ditekan seminimal mungkin dengan ketersediaan pupuk dan peralatan yang disediakan oleh KDKMP, begitu juga dengan hasil panennya, jadi disini ada fungsi input dan output pertanian,” tutur Karyadinata, Senin 13 Juli 2026.

Peran KDKMP dalam hal ini menghapuskan anggapan keliru yang menyebut kehadirannya akan mematikan usaha retail kecil masyarakat. Dalam sektor pertanian KDKMP akan menjadi penguatan ekosistem agribisnis pedesaan. Saat ini terdapat 1.305 kelompok tani di Kabupaten Bangkalan yang tersebar di 273 desa dan 8 kelurahan yang siap berkolaborasi dengan KDKMP. DP2KP

Bangkalan menaruh harapan besar agar peran koperasi merah putih di 18 kecamatan terus ditingkatkan kualitasnya terutama dalam menjawab berbagai kendala teknis yang sering dihadapi petani di sawah, baik masalah pupuk maupun tengkulak. Peran off taker KDKMP akan mengamankan harga jual petani dengan harga wajar sesuai ketetapan pemerintah sehingga mencegah kerugian petani saat harga pasar turun.

Untuk masalah pupuk, DPPKP Bangkalan telah melakukan langkah konkret penunjang infrastruktur pertanian yaitu dengan PT Pupuk Indonesia dalam jaringan pertanian Bangkalan dan diupayakan untuk masuk dalam struktur koperasi desa.

“Bangkalan sudah melakukan kerjasama dengan PT Pupuk Indonesia, diharapkan KDKMP terus meningkatkan kualitas dengan memasukkan jaringan ini juga dalam struktur koperasi sehingga petani tidak lagi kesulitan dengan pupuk, dengan begitu maka ketahanan pangan dan penguatan ekosistem ekonomi desa dapat tercapai di Bangkalan,” ujar Karyadinata mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....