Maksimalkan Makanan Tambahan, Kader Kesehatan Rundeng Kawal Tumbuh Kembang Anak

  • 12 Jul 2026 07:25 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Pencegahan stunting dan pemantauan tumbuh kembang anak menjadi fokus utama dalam optimalisasi layanan kesehatan di Desa Suak Jampak, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Aceh. Melalui program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) berkala di Polindes setempat, pemeriksaan kesehatan bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita kini kian diintensifkan, Sabtu 11 Juli 2026

Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan setiap fase pertumbuhan anak sejak dalam kandungan hingga balita terpantau dengan baik. Keterlibatan lintas sektor, termasuk kehadiran Babinsa Koramil 0118-02/Rundeng Kodim 0118/Subulussalam Sertu Adi Gusman di lapangan, menjadi pemacu bagi warga untuk lebih aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan tingkat dasar tersebut.

Posyandu dinilai sebagai garda terdepan dalam mendeteksi secara dini potensi gangguan pertumbuhan pada anak. Melalui intervensi yang cepat dan tepat di tingkat desa, angka kasus kurang gizi maupun gangguan perkembangan fisik pada anak diharapkan dapat ditekan secara signifikan sebelum berdampak jangka panjang.

Bidan Desa Suak Jampak, Kiki Halimatussa'diah, A.Md.Keb, menjelaskan bahwa pemeriksaan kehamilan secara berkala menjadi kunci utama untuk mengawasi perkembangan janin. Menurutnya, kesehatan ibu selama masa kehamilan sangat menentukan kualitas fisik dan kecerdasan anak yang akan dilahirkan nanti.

"Pemeriksaan rutin ini membantu kami memantau kondisi ibu hamil secara berkala, mengawasi perkembangan janin, serta memastikan pertumbuhan balita sesuai dengan usianya agar risiko stunting bisa dicegah sejak dini," ujar Kiki Halimatussa'diah.

Dalam pelaksanaan posyandu kali ini, tim medis memberikan rangkaian pelayanan komprehensif untuk mendeteksi indikator klinis anak. Layanan tersebut meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan balita, imunisasi wajib, pemberian vitamin, hingga pemeriksaan antenatal bagi ibu hamil.

Selain pemantauan fisik, aspek nutrisi juga menjadi prioritas dalam kegiatan ini melalui pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi. Stimulasi nutrisi ini diberikan sebagai langkah nyata untuk mendukung kecukupan gizi harian anak-anak di wilayah pedesaan yang kerap luput dari perhatian.

Sementara itu, Sertu Adi Gusman yang ikut mendampingi jalannya pelayanan medis menekankan pentingnya kesadaran kolektif dari para orang tua. Ia mengimbau masyarakat agar tidak menunda atau ragu mendatangi fasilitas kesehatan demi masa depan anak-anak mereka.

"Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan ini menjangkau seluruh lapisan dan mendorong orang tua agar disiplin memeriksakan kesehatan keluarga demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas," kata Sertu Adi Gusman.

Sinergi yang kuat antara tenaga kesehatan, kader desa, dan elemen pendukung lainnya terbukti efektif meningkatkan angka partisipasi kehadiran warga di Polindes. Kesadaran masyarakat yang tinggi untuk memeriksakan kehamilan dan tumbuh kembang anak menjadi modal utama dalam membangun ketahanan kesehatan di tingkat desa.

Melalui integrasi layanan kesehatan yang konsisten ini, Desa Suak Jampak diharapkan mampu melahirkan generasi baru yang cerdas, memiliki daya tahan tubuh prima, dan sepenuhnya bebas dari ancaman stunting. Peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan pun kini tidak lagi sekadar target, melainkan program yang berjalan berkesinambungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....