Jadi Percontohan Nasional, Jateng Siap Perluas Penggunaan Gas Alam Terkompresi
- 10 Jul 2026 14:19 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Pemanfaatan gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG) di Jawa Tengah akan terus diperluas setelah daerah ini mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto sebagai percontohan nasional. Keberhasilan penggunaan energi alternatif tersebut dinilai dapat menjadi model untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap gas elpiji.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, penggunaan gas alam terkompresi selama ini telah berjalan di berbagai sektor. Ke depan, pemanfaatannya tidak hanya untuk kebutuhan industri dan layanan publik, tetapi juga akan diperluas ke rumah tangga.
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri peluncuran mandatori bahan bakar B50 di Rest Area Kilometer 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis 9 Juli 2026. "Baru kita ketahui bahwa kita punya CNG, di Jateng penggunaan CNG sudah sangat banyak dan akan kita teruskan," katanya
Menurut Luthfi, Jawa Tengah memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang besar untuk mendukung ketahanan energi nasional. Salah satu yang paling menjanjikan adalah gas alam terkompresi yang ketersediaannya cukup melimpah dan telah dimanfaatkan di sejumlah wilayah.
Pemanfaatan energi tersebut juga telah mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam program Makan Bergizi Gratis. Penggunaan gas alam terkompresi dinilai lebih efisien dan menjadi alternatif energi yang dapat mendukung keberlanjutan program tersebut.
Presiden Prabowo menyebut penggunaan gas alam terkompresi di Jawa Tengah telah berkembang cukup luas dan layak menjadi contoh bagi daerah lain. Pemerintah pusat pun berencana mendorong pemanfaatan energi tersebut agar dapat diterapkan secara lebih masif di tingkat nasional.
Prabowo menegaskan bahwa kemandirian energi merupakan faktor penting bagi keberlangsungan sebuah bangsa. Karena itu, berbagai sumber energi dalam negeri harus dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya energi yang sangat besar, mulai dari panas bumi, batu bara, hingga gas alam. Program pengembangan bahan bakar B50 dan gas alam terkompresi menjadi bukti bahwa Indonesia mampu mengolah potensi tersebut untuk memperkuat ketahanan energi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Kita memiliki cadangan geothermal yang sangat besar, kita memiliki cadangan batubara salah satu terbesar di dunia, cadangan gas besar," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....