DKP Kaltara Gelar Pasar Ikan Murah, Bantu Tekan Inflasi di Nunukan
- 05 Jul 2026 11:57 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- DKP Kalimantan Utara menggelar Pasar Ikan Murah di Tanah Merah, Nunukan, Minggu (5/7/2026).
- Kegiatan bertujuan membantu pengendalian inflasi dan menjaga keterjangkauan harga pangan.
- Pasar murah juga mendorong pemenuhan gizi masyarakat melalui akses ikan berprotein dengan harga terjangkau.
RRI.CO.ID, Nunukan - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Utara menggelar Pasar Ikan Murah di Tanah Merah, Nunukan. Kegiatan berlangsung pada Minggu (05/07/2026). untuk membantu masyarakat memperoleh ikan dengan harga terjangkau.
Pasar Ikan Murah digelar melalui kolaborasi dengan perangkat daerah di Kabupaten Nunukan. Program ini mendukung upaya pemerintah mengendalikan inflasi daerah. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Penguatan Daya Saing Produk dan Pengawasan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Utara, Hasan Basri.
"Mengenai kegiatan pasar murah ini sebenarnya adalah kita ingin membantu masyarakat dalam hal terutama program pemerintah mengatasi inflasi harga kita berupaya bekerja sama berkolaborasi dengan dinas yang ada di Kabupaten," katanya.
Program tersebut juga melibatkan pedagang yang berjualan di pasar setempat. Kegiatan difokuskan menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan bahan pangan.
Ikan menjadi salah satu kebutuhan penting sebagai sumber protein masyarakat. Melalui pasar murah, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh ikan dengan harga terjangkau.
"Kemudian penjual penjual yang ada di pasar kita bagaimana kita membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dalam hal indeks harga konsumen, keterjangkauan harga, ketersediaan pasar," ujarnya.
"Yang kedua juga kita mengatasi membantu program pemerintah dalam gizi ikan ini adalah kebutuhan dasar masyarakat ada gizi dan protein salah harganya agak tinggi kan agak sulit ya. Jadi kita adakan pasar murah ini supaya masyarakat luas yang ada di Kabupaten Nunukan ini bisa membeli dengan harga yang bisa dijangkau," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....