Dinsos Makassar Tindaklanjuti Aduan di Medsos, Pulangkan Lansia Terlantar

  • 28 Jun 2026 19:48 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui media sosial terkait seorang lanjut usia (lansia) perempuan yang diduga terlantar di bawah kolong Fly Over Jalan Urip Sumohardjo, Minggu 28 Juni 2026.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar, Muh. Zuhur, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang untuk melakukan penjangkauan, asesmen lapangan, serta penelusuran identitas dan keluarga lansia tersebut.

"Setelah mendapat laporan, saya bersama tim Dinsos turun langsung melakukan penanganan di lapangan guna memastikan kondisi lansia sekaligus memberikan perlindungan sosial sesuai prosedur yang berlaku," ujar Muh. Zuhur, Minggu (28/6/2026).

Hasil asesmen dan penelusuran menunjukkan identitas lansia berhasil diketahui, sehingga tim dapat menemukan pihak keluarganya. Lansia tersebut kemudian dipulangkan agar mendapatkan perawatan dan pendampingan yang lebih layak. "Selanjutnya, lansia tersebut dipulangkan ke rumah keluarganya agar mendapatkan perawatan dan pendampingan yang lebih layak," katanya.

Selain memulangkan lansia, Dinsos juga memberikan edukasi kepada keluarga agar lebih memperhatikan kondisi anggota keluarganya dan tidak lagi membiarkan lansia turun ke jalan. Menurut Zuhur, keluarga memiliki peran penting dalam memenuhi hak-hak lansia, mulai dari kebutuhan dasar hingga pendampingan dan perlindungan.

Ia menegaskan Dinas Sosial Kota Makassar akan terus merespons setiap aduan masyarakat, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial. "Setiap aduan akan kami tindak lanjuti secara bertahap melalui asesmen lapangan, pendampingan, hingga mediasi bersama pihak terkait, sehingga warga rentan memperoleh perlindungan dan bantuan yang tepat," ujarnya.

Dinsos berharap partisipasi masyarakat untuk melaporkan keberadaan warga yang membutuhkan perlindungan sosial terus meningkat. Menurut Zuhur, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar penanganan warga rentan, termasuk lansia terlantar, dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan humanis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....