TNI-Polri dan Swasta Kolaborasi Dorong Ketahanan Pangan lewat Industrial Farming

  • 22 Mei 2026 10:19 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Kolaborasi TNI, Polri, perusahaan swasta bersama Layung Farm dalam pengembangan program Industrial Farming di Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai, mulai menunjukkan perkembangan signifikan dalam mendukung ketahanan pangan di Kutai Barat (Kubar).

Di sektor pertanian, Industrial Farming di kawasan Brigif 85 TP/BTC kini telah ditanami jagung pipil seluas 5 hektare hasil kerja sama bersama PT KAL.

Sementara pada sektor peternakan, telah dibangun empat unit kandang ayam petelur dengan populasi sekitar 2.500 ekor. Selain itu peternakan sapi juga ikut dikembangkan di kawasan Yonif TP 827/MCY sebagai bagian dari sistem pertanian dan peternakan terpadu.

Wakapolres Kubar, Kompol Subari, saat peninjauan lapangan, Rabu 20 Mei 2026, mengatakan pengembangan program Industrial Farming ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Karena itu, Ia mengapresiasi Brigif TP 85/BTC yang telah mendukung program tersebut melalui penyediaan lahan penanaman kurang lebih seluas 50 hektare.

“Khususnya kami di Polri adalah penanaman jagung, kalau di TNI mungkin tanaman padi, termasuk peternakan dan lain-lain,” kata Subari.

Menurutnya, lahan jagung yang telah ditanam saat ini mencapai 10,5 hektare dan akan terus diperluas melalui kolaborasi bersama sejumlah perusahaan, seperti PT KAL, PT CAM, PT Sinar Mas dan PT Kruing Lestari Jaya, yang masing-masing mendukung pengembangan tanaman jagung seluas 5 hektare.

Subari menambahkan, dukungan lintas sektor menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan pengembangan kawasan pertanian terpadu di Kubar. Terlebih, pengembangan tersebut tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga diarahkan membangun sistem Industrial Farming yang berkelanjutan.

Layung Farm Hadir dan Berperan dalam Penanaman dan Perawatan

Dalam kesempatan sama, pengurus Layung Farm atau Ormas Ketahanan Pangan Kubar, Agus Herawan, menyampaikan apresiasi kepada perusahaan, TNI dan Polri yang telah mendukung pengembangan Industrial Farming di Kubar, khususnya Kampung Muhur.

“Terimakasih kepada kawan-kawan perusahaan yang sudah membantu dari segi keuangan, pupuk dan lain-lain. Kepada Brigif TP 85/BTC yang sudah memberikan lahan,” ucap Agus.

Ia juga mengapresiasi dukungan Polres Kutai Barat yang terus mendorong pengembangan program ketahanan pangan di daerah.

“Sehingga ketahanan pangan Kubar, khususnya untuk jagung insya allah bisa surplus dan bisa berkontribusi untuk mengisi gudang Bulog yang ada di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Dalam pengembangan program tersebut, Agus Herawan bersama Layung Farm turut berperan sebagai pelaksana teknis di lapangan, mulai dari proses penanaman hingga perawatan tanaman jagung.

Keterlibatan itu menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan ketahanan pangan terpadu, khususnya melalui penguatan sektor pertanian dan peternakan yang kini terus berkembang di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....