KSP Sebut Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Lampaui Target
- 21 Mei 2026 22:29 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman Dudung Abdurachman mengatakan progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat II di Cikarang, Kabupaten Bekasi, tercatat melampaui target. Proyek pendidikan gratis bagi masyarakat rentan tersebut ditargetkan siap digunakan pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Dudung menjelaskan, sekolah yang dibangun oleh PT Brantas Abipraya tersebut dirancang menampung sekitar 900 hingga 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Hal tersebut dikatakan Dudung saat melajukan peninjauan langsung, sebagai bagian dari pengawasan Kantor Staf Presiden (KSP) terhadap program prioritas nasional yang menjadi perhatian Presiden.
“Ini sebagai bukti nyata keseriusan Presiden. Tentunya saya dari KSP melaksanakan pengawasan dan pengendalian secara langsung program prioritas unggulan Bapak Presiden. Salah satunya adalah sekolah rakyat,” ujar Dudung, melalui keterangan tertulis, Kamis, 21 Mei 2026.
Berdasarkan data per 17 Mei 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 65,24 persen. Angka tersebut melampaui target awal sebesar 53,66 persen atau mengalami deviasi positif sebesar 11,58 persen.
Selain itu, penyelesaian struktur bangunan juga telah mencapai 89,5 persen. Saat ini pekerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian arsitektur, Mechanical, Electrical and Plumbing (MEP), serta pengadaan furnitur sekolah dan asrama.
Dudung turut mengapresiasi percepatan pembangunan yang dinilai menunjukkan capaian signifikan dalam waktu singkat. Ia berharap proyek tersebut dapat selesai tepat waktu agar segera dimanfaatkan masyarakat pada tahun ajaran baru mendatang.
“Untuk mendukung percepatan penyelesaian proyek, koordinasi lintas kementerian dan lembaga juga terus diperkuat, terutama terkait penyediaan utilitas dasar seperti listrik, air bersih, sanitasi, hingga keamanan kawasan asrama,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana memastikan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas pembangunan sekaligus mengejar target penyelesaian proyek strategis tersebut.
“Brantas Abipraya berkomitmen penuh mendukung program pemerintah dalam pembangunan Sekolah Rakyat sebagai sarana pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Dengan progres saat ini yang telah mencapai 65,24 persen, kami optimistis proyek dapat diselesaikan sesuai target,” kata Dian.
Menurutnya, percepatan proyek dilakukan melalui optimalisasi tenaga kerja, percepatan pekerjaan finishing, serta penerapan strategi adaptif terhadap kondisi cuaca di lapangan.
Saat ini, jumlah tenaga kerja yang dikerahkan di proyek mencapai sekitar 795 orang. Mobilisasi peralatan konstruksi juga terus ditingkatkan guna menjaga produktivitas pengerjaan dalam 39 hari penyelesaian yang tersisa.
Sekolah Rakyat Jawa Barat II diharapkan menjadi salah satu fasilitas pendidikan unggulan berbasis asrama yang mampu memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....