Festival Teluk Kelayan Hidupkan Musik dan Budaya Sungai

  • 06 Mei 2026 10:28 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Aliran sungai di Banjarmasin tak lagi sekadar menjadi jalur kehidupan, tetapi juga ruang ekspresi budaya. Melalui Festival Teluk Kelayan: Musik Sipait, kawasan Kelayan disulap menjadi panggung kreatif yang mempertemukan musik, lingkungan, dan identitas lokal dalam satu harmoni.

Festival yang mengusung konsep Ecomusicology Soundscapes ini menjadi wadah eksplorasi suara alam dan budaya Banjar. Kegiatan tersebut menghadirkan pertunjukan musik inovatif sekaligus mengajak masyarakat melihat sungai sebagai pusat kehidupan yang sarat nilai budaya.

Berdasarkan informasi dari akun Instagram @pemko_banjarmasin, kegiatan ini digelar selama tiga hari di Siring Taman Kelayan, Kelurahan Kelayan Barat, mulai 8 hingga 10 Mei 2026. “Festival Teluk Kelayan: Musik Sipait hadir membawa semangat baru lewat Ecomusicology Soundscapes—ruang di mana musik, lingkungan, budaya, dan kreativitas anak muda Banjarmasin bertemu dalam satu panggung,

Sejumlah penampil seperti Pandaz, Lavender, hingga komposer karya “Residu”, “Journey”, “Tala Gumba”, dan “Garak” turut memeriahkan festival ini. Ragam pertunjukan dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung, tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai refleksi budaya.

Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat, terutama dari kalangan pelajar. Zahwa, pelajar SMK Maestro, mengaku tertarik untuk datang di hari kedua festival bersama teman-temannya.

“Diinfokan teman dari Instagram, kebetulan dekat rumah di Pekauman jadi sekalian ngajakin teman ke sana. Mau nonton soalnya tertarik sama musik yang unik gini,” ujar Zahwa.

Festival ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ruang sungai sebagai pusat budaya masyarakat Banjarmasin. Tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menguatkan identitas lokal melalui karya dan suara khas daerah.

Dengan menggabungkan kreativitas, lingkungan, dan budaya, Festival Teluk Kelayan menjadi langkah nyata dalam memperkenalkan wajah baru Banjarmasin sebagai kota sungai yang hidup melalui karya seni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....