Rampung 100 Persen, Kampung Nelayan Cikiruhwetan Segera Beroperasi

  • 27 Apr 2026 19:47 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Pembangunan fisik proyek strategis nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, telah mencapai penyelesaian sepenuhnya. Saat ini, pemerintah daerah bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan tengah mematangkan proses administrasi guna memastikan seluruh fasilitas siap dioperasikan secara fungsional pada bulan Juni mendatang. Transformasi kawasan pesisir ini diproyeksikan menjadi pusat kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat nelayan di wilayah Pandeglang Selatan.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang, Uun Junandar mengonfirmasi bahwa seluruh sarana pendukung mulai dari perbaikan tambat labuh hingga gudang beku atau cold storage sudah berdiri tegak. Proses inventarisasi aset oleh tim kementerian pun dikatakannya telah dilakukan pada awal April 2026 sebagai syarat formal sebelum dilakukan serah terima pengelolaan.

"Pekerjaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih alhamdulillah sudah selesai di akhir tahun kemarin. Sekarang kita lagi proses menunggu serah terima pengelolaan yang informasinya akan dilakukan di bulan Juni nanti," ujar Uun Junandar, Senin 27 April 2026.

Menurutnya fasilitas yang tersedia di lokasi ini dirancang untuk menjawab tantangan klasik nelayan terkait penurunan kualitas hasil tangkapan. Dengan adanya gudang beku, Uun mengatakan hasil laut nelayan dapat terjaga kesegarannya lebih lama sehingga memiliki nilai jual yang lebih kompetitif di pasar.

Selain sarana produksi, Uun menyebut penataan juga menyasar pada perbaikan drainase, jalan lingkungan, dan fasilitas sanitasi guna mengubah citra kumuh menjadi kawasan pesisir yang tertata. Adapun rencana serah terima pengelolaan aset menurut Uun dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni mendatang setelah validasi data aset tuntas.

"Fasilitas fisik yang dibangun mencakup hulu hingga hilir, termasuk sarana penyimpanan yang selama ini sangat dibutuhkan nelayan. Kami ingin memastikan transisi ini berjalan mulus agar operasionalnya bisa segera membantu ekonomi warga," katanya.

Pemerintah daerah optimis keberhasilan pembangunan di Cikiruhwetan akan menjadi model percontohan bagi pengembangan wilayah pesisir lainnya di Provinsi Banten. Menurut Uun pembangunan ini juga menjadi bukti kehadiran negara dalam melakukan pemulihan ekonomi kawasan pasca-tsunami Selat Sunda beberapa tahun silam.

Ia menegaskan keterlibatan aktif nelayan dalam menjaga aset nantinya akan menjadi faktor penentu agar manfaat program ini dapat dirasakan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....