Stimulus Nutrisi Dongkrak Partisipasi Posyandu Jiput
- 19 Jun 2026 16:09 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (B3) berhasil mendongkrak secara drastis angka partisipasi masyarakat dalam pemantauan kesehatan dan pencegahan stunting di tingkat desa. Pengelola Posyandu Kampung Waden, Desa Pamarayan, Kecamatan Jiput, Lina Rostiana mengonfirmasi angka kunjungan kelompok sasaran melonjak tajam dari semula hanya 50 persen kini mendekati angka 95 persen.
"Alhamdulillah semenjak ada MBG, sasaran B3 yaitu bumil, busui, sama balita sekarang jadi pada datang semua, hikmah positifnya banyak sekali yang tadinya 50 persen sekarang hampir 95 persen datang semua. Biasanya kan datang setengahnya dari sasaran 50 orang di sini, sekarang hampir 48 orang hadir," ucap Lina, Jumat 19 Juni 2026.
Ia menyebut dari total kuota 50 sasaran harian di Kampung Waden, rata-rata sebanyak 48 orang kini rutin hadir melakukan penimbangan berat badan serta pemeriksaan kesehatan reproduksi. Peningkatan kehadiran ini sekaligus dioptimalkan oleh petugas kesehatan setempat sebagai momentum strategis untuk memperluas edukasi program Keluarga Berencana (KB) berbasis siklus hidup.
Pihak kader Posyandu menerapkan strategi komunikasi persuasif yang tegas untuk memastikan seluruh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tidak melewatkan jadwal pemberian makanan bergizi dan terus rutin mengecek kesehatan bulanan. Kebijakan integrasi bantuan pangan ini dikatakan Lina menjadi stimulus efektif dalam menggerakkan kesadaran masyarakat untuk datang ke Posyandu.
Melalui pemenuhan nutrisi makro pada masa seribu hari pertama kehidupan, potensi anak mengalami gangguan tumbuh kembang dapat ditekan secara signifikan sejak dini. Sinergi berkelanjutan antara intervensi gizi gratis dan penguatan program keluarga berencana nasional diharapkannya mampu memutus rantai stunting di pedesaan Pandeglang.
Seorang warga penerima manfaat, Siti Dina Muhlisoh, mengaku sangat terbantu oleh konsistensi penyaluran paket makanan sehat yang telah diterimanya sejak masa kehamilan. Ketersediaan asupan pelengkap bergizi tinggi ini dinilai sukses meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjaga kebugaran tubuh selama fase menyusui.
Selain mendapat makan, Ia mengaku mendapatkan bimbingan juga terkait penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD dan implan sebagai langkah preventif pascapersalinan yang dinilai paling aman.
"Alhamdulillah senang bisa dibantu, semenjak ada MBG dikasihkan ya jadi tidak masak pagi dulu, bahagia. Soal menu MBG ini juga bagus lengkap ada proteinnya, karbohidratnya, dari buah-buahnya juga ada enak-enak segar-segar, saya dapat sejak hamil sampai sekarang menyusui," kata Siti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....