Dispar Mamuju: Terumbu Karang Pulau Karampuang Perlahan Membaik

  • 25 Apr 2026 14:13 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju : Kondisi terumbu karang di Pulau Karampuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Hal ini ditandai dengan mulai munculnya kembali sejumlah indikator biologis yang mencerminkan ekosistem laut yang semakin sehat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mamuju, Ariady Ihsan, mengungkapkan bahwa salah satu indikator utama membaiknya kondisi terumbu karang adalah kehadiran ikan predator di kawasan tersebut.

“Indikatornya kan jelas, hewan predator sudah ada. Jadi kalau hewan predatornya sudah ada, berarti kondisi karangnya sudah mulai sehat, karena ketersediaan makanan kan?,” terang Ariady saat dikonfirmasi di kawasan Pulau Karampuang, Sabtu, April 2026.

Menurutnya, keberadaan hewan predator menjadi penanda penting dalam rantai ekosistem laut. Jika predator sudah kembali, maka dapat dipastikan ketersediaan makanan di habitat tersebut juga mencukupi.

“Itu saja tadi indikatornya, yang ikan predator. Kalau predator ada, berarti ketersediaan makanannya disitu bagus, artinya terumbunya terjaga,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa terumbu karang merupakan habitat utama bagi berbagai jenis ikan. Ketika kondisi karang membaik, maka ekosistem yang bergantung di dalamnya, termasuk populasi ikan, juga akan ikut pulih.

Lebih lanjut, Ariady menambahkan bahwa keseimbangan ekosistem dapat dilihat dari rantai makanan yang berjalan dengan baik. Kehadiran ikan predator menandakan bahwa lingkungan tersebut mampu mendukung kehidupan berbagai jenis biota laut secara berkelanjutan.

Hal ini tercipta akibat kerjasama yang baik antara komunitas pecinta alam khususnya pembuatan transplantasi karang, Pemerintah Daerah dan juga masyarakat setempat.

Pemerintah daerah pun terus mendorong upaya pelestarian lingkungan laut, termasuk menjaga kawasan terumbu karang agar tetap terlindungi dari aktivitas yang merusak.

Dengan kondisi yang mulai membaik ini, Pulau Karampuang diharapkan dapat kembali menjadi salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Sulawesi Barat, sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem laut di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....