DLH Makassar Siapkan Perahu Atasi Masalah Sampah Laut Pantai Losari

  • 22 Apr 2026 12:38 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar berencana membeli perahu sampah baru untuk menangani keluhan warga soal bau dan tumpukan sampah di kawasan Pantai Losari dan sekitar Masjid Apung. Kepala DLH Kota Makassar, Dr. Helmy Budiman, S.STP., M.M., menyatakan rencana tersebut sudah masuk dalam anggaran tahun ini.

Helmy mengungkapkan bahwa kewenangan pengangkutan sampah di wilayah pesisir selama ini berada di tangan pihak kecamatan, bukan DLH secara langsung. "Perahu sampah kita yang lama di Kecamatan Ujung Pandang sudah tidak mampu mengangkut sampah yang cukup banyak di pantai sana," kata Helmy dalam siaran Halo RRI di RRI Pro 1 Makassar, Selasa, 22 April 2025.

DLH merencanakan pengadaan dua unit perahu sampah berteknologi modern dan otomatis untuk mempercepat penanganan. Namun, Helmy menyebut anggaran perlu disesuaikan karena bersamaan dengan kebutuhan pembenahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Mudah-mudahan rencana dua perahu itu tetap ada, setidaknya satu yang akan kita beli," ungkapnya. Perahu yang diadakan nantinya akan diserahkan kepada pihak kecamatan sebagai pengelola teknis di lapangan.

Sementara menunggu solusi infrastruktur, DLH mengajak warga untuk memanfaatkan kanal pelaporan yang sudah tersedia. Helmy menyebut tiga jalur resmi yang bisa digunakan masyarakat untuk melaporkan masalah sampah.

Pertama, aplikasi Lontara Plus yang bisa diunduh dan diakses secara resmi oleh warga Kota Makassar. Kedua, media sosial resmi DLH di Instagram. Ketiga, layanan aduan melalui WhatsApp resmi DLH Kota Makassar di nomor 0811-4110-0777.

"Mudah-mudahan dengan banyaknya layanan yang kita sudah buka, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin mudah," kata Helmy. Meski demikian, ia mengakui keterbatasan personel dan sarana masih menjadi kendala dalam menuntaskan seluruh laporan warga.

DLH Kota Makassar berharap pengadaan perahu sampah baru dan optimalisasi kanal aduan dapat menjadi langkah konkret menjawab keluhan warga yang sudah lama mengeluhkan kondisi kebersihan perairan di salah satu ikon wisata Kota Makassar itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....