Kelurahan Mangasa Kekurangan Armada Pengangkutan Sampah

  • 10 Apr 2026 20:01 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kelurahan Mangasa Kecamatan Tamalate kekurangan armada pengangkut sampah. "Iya di Kelurahan Mangasa ini, penduduknya banyak, volume sampahnya tinggi tapi kendaraan pengangkut sampah kami yang kurang," kata Lurah Mangasa, Muhammad Nurdyansyah, Jumat 10 April 2026.

Dikatakan saat ini jumlah armada pengangkut sampah di Kelurahan Mangasa sebanyak 14 motor roda tiga dan 3 mobil. "Yang motor itu ada 3 yang rusak berat, sisanya kadang bisa jalan kadang juga mogok mungkin pemeliharaannya kurang efektif,"ucap Nurdyansyah.

Muhammad Nurdiansyah menuturkan, jika dikalkulasikan sesuai kebutuhan, Kelurahan Mangasa membutuhkan sekitar 2 motor tiga roda di masing-masing RW dan 6 mobil. "Cuma memang itukan nilai maksimal yang kita hitung. Jadi kurang lebih seperti itu angkanya supaya pengangkutan sampah maksimal,"bebernya.

Namun meski kekurangan, pihaknya tetap memaksimalkan pelayanan kualitas persampahan, dengan membagi jadwal pengangkutan sampah. "Misalnya hari ini RW 1 sampai RW 6, terus besok RW 7 sampai RW 13 karena di Kelurahan Mangasa itu ada 13 RW," pungkasnya.

Sebelumnya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin berencana menganggarkan pengadaan kendaraan pengangkut sampah tahun ini. Namun sembari menunggu armada tersebut, ia menekankan agar para camat dan lurah bisa membuat alur baru sistem pengangkutan sampah. "Jadi dibuat sebuah diagram proses pengangkutan sampah yang harus dimaksimalkan dan memastikan bahwa waktu pembuangan sampah bertepatan dengan pengangkutan sampah,"jelasnya.

Appi sapaan akrabnya menegaskan tidak boleh ada jarak waktu antara pembuangan sampah dengan pengangkutan sampah di rumah-rumah warga. "Misalnya pembuangan sampah jam 10 jangan diangkut jam 5 sore, itukan ada space di situ dan bisa membuat sampah tertumpuk "tegasnya..

Di sisi lain, ia juga mengimbau agar seluruh lurah, camat, RT dan RW bisa menghadirkan inovasi pengolahan sampah salah satunya Teba atau pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....