Silaturahmi Jadi Tali Kebaikan, Penguat Istiqamah Pasca Idulfitri

  • 08 Apr 2026 07:25 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID. Purwokerto – Momentum Idulfitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga sebagai titik awal untuk mempererat silaturahmi dan menjaga konsistensi dalam kebaikan.

Hal tersebut disampaikan narasumber Hj. Sri Ningsih, S.Pd., M.Si. dalam dialog “Mutiara Pagi” Pro 1 RRI Purwokerto. Ia menegaskan bahwa silaturahmi memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keimanan agar tetap terjaga setelah Ramadan.

Menurutnya, kembali ke fitrah harus diiringi dengan upaya menjaga kesucian diri melalui amalan yang berkelanjutan. “Kembali ke fitrah itu artinya kembali kepada kesucian asal kita, seperti bayi yang baru lahir, yang harus kita jaga dengan tetap istiqamah dalam ibadah,” ujarnya.

Ia menambahkan, silaturahmi bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi “tali” yang kelak saling menjadi saksi atas hubungan baik antarsesama manusia. Dengan menjaga hubungan tersebut, seseorang akan lebih mudah untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.

Sri Ningsih juga menekankan pentingnya menjaga niat yang tulus serta konsistensi dalam beribadah. “Allah sangat mencintai amalan yang dilakukan secara berlanjut atau sedikit demi sedikit tapi rutin,” lanjutnya.

Selain itu, lingkungan pergaulan turut memengaruhi seseorang dalam mempertahankan istiqamah. Bergaul dengan orang-orang saleh dinilai mampu menjadi penguat dalam menjalankan kebaikan sehari-hari.

Melalui momentum Idulfitri, masyarakat diharapkan tidak hanya kembali ke fitrah, tetapi juga mampu mempertahankan semangat tersebut dalam kehidupan sosial, termasuk dengan mempererat silaturahmi sebagai fondasi kebersamaan dan kebaikan di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....