Menteri LH Sebut Penyelesaian Sampah Bukan Hanya di Hilir

  • 04 Apr 2026 17:30 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) akhirnya akan dibangun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, Makassar dimana untuk nilai investasinya mencapai Rp 3 Triliun. Kehadiran PSEL ini menjadi salah satu upaya menyelesaikan penumpukan sampah yang sudah lama, dmana ini bukan hanya di hilir saja.

Sebagai awal, telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan Instalasi Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Energi Listrik (PSEL), yang dhadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dimana melibatkan melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Gowa, Pemerintah Kabupaten Maros serta Danantara.

Menteri Hanif Faisol Nurofiq menyebutkan penandatanganan PKS ini merupakan hasil koordinasi panjang lintas pemerintah daerah,dukungan ini penting untuk menjamin pasokan sampah ke fasilitas PSEL dan memastikan keberhasilan proyek.

“Ini suatu langkah panjang yang telah dilakukan perjalanan yang tidak pendek, jadi hampir setahun lebih di bawah koordinasi Bapak Gubernur Sulawesi Selatan (Andi Sudirman, red) . atas saran Bapak Presiden, kami semua kemudian mendukung pembangunan waste to energy atau pengelolaan sampah menjadi energi listrik atau PLTSa atau PSEL,”sebut Menteri Hanif dihadap sejumlah media, di Rumah Jabatan Gubernur Sabtu 4 April 2026

Dengan kehadiran PSEL ini, Hanif menyatakan diharapkan mampu kemudian memotong generasi dari pengelolaan sampah ini, “Selama ini sampah lama (legacy) cukup banyak, kemudian timbunan sampah yang hampir mencapai 2.000 ton per hari untuk 3 kabupaten-kota tadi, maka penyelesaian yang paling cepatnya tentu waste to energy, kemudian telah dikeluarkan melalui Peraturan Presiden nomor 109,” ucapnya.

Namun tentunya, Ia menyebutkan penyelesaian sampai ini tiidak semata-mata harus selesai dihilir saja, Presiden telah mengingatkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada Februari lalu masalah kedaruratan sampah tersebut,” Dalam rakornas lalu , Gubernur dan Wali Kota mendengar langsung, bahwa Bapak Presiden mengingatkan kedaruratan sampah mengingat tempat pemprosesan akhir sampah atau kita biasa menyebut TPA, ini rata-rata sudah berumur 17 tahun. Artinya waktu dari TPA ini, umur TPA tinggal 3 tahunan ke depan,”ungkapnya

Untuk itu, Menteri Hanif menyatakan jika Presiden meminta agar sampai tidak hanya diselesaikan di hilir yang kemudian membebankan banyak permasalahan, sehingga beberapa strategi yang telah dikembangkan oleh pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan kabupaten , tentunya dimaknai sebagai upaya untuk mereduksi timbunan sampah yang akan ke hilir.

“Meskipun nanti dibangun waste to energy kami tetap meminta kepada seluruh jajaran bupati, wali kota, untuk benar-benar mendorong penyelesaian sampah di hilir,”tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan kedatangan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq melaksanakan program yang betul-betul sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya Sulsel terkait persoalan persampahan, apalagi menjadi amanah dan mendapat atensi, oleh Presiden RI terkait dengan program program ASRI, Gerakan Indonesia ASRI termasuk adalah bagaimana sistem pengolahan di hilir dan di hulu bagi persampahan.

“Alhamdulillah, ini tidak mudah dan untuk meyakinkan dan hari ini, Bapak Menteri (Hanif Faisol Nurofiq, red) telah hadir untuk penandatanganan komitmen memastikan jumlah supply persampahan masuk ke pabrik pengolahan sampah nanti cukup,dan insyaallah dari penandatangan tadi, Provinsi, Kabupaten, Kota mencukupi Kota,” uca[nya

“kami tinggal bagaimana kemudian sama-sama mensupport dengan mengedukasi serta menghidupkan kultur ataupun budaya yang sangat adaptif terhadap bagaimana sistem pengolahan persampahan. Terima kasih banyak Bapak Menteri, Bapak Presiden yang telah hadir dalam program ini,” paparnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....