Satu Tahun Kepemimpinan Munafri, 105 Ruas Jalan Dibenahi dan 95 Ruas Disiapkan
- 21 Feb 2026 10:10 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham diwarnai dengan percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pembenahan dilakukan dari jalan utama hingga lorong-lorong permukiman sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas Kota Makassar.
Sepanjang Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kota Makassar telah menangani 105 ruas jalan aspal melalui belanja modal, serta satu ruas jalan melalui belanja hibah. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan infrastruktur dasar yang lebih merata di seluruh kecamatan.
Memasuki Tahun Anggaran 2026, Pemkot Makassar kembali menyiapkan penanganan lanjutan untuk 95 ruas jalan aspal, yang saat ini memasuki tahap persiapan kontrak kerja. Selain itu, 118 ruas jalan lingkungan dan lorong juga dianggarkan untuk ditangani melalui pekerjaan paving di berbagai wilayah kota.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan bahwa sejak awal masa kepemimpinan Wali Kota, pembangunan dan rehabilitasi jalan menjadi salah satu prioritas utama.
“Pada tahun 2025, sebanyak 105 ruas jalan aspal telah ditangani melalui belanja modal, serta satu ruas melalui belanja hibah. Perhatian juga kami berikan pada jalan lingkungan dan lorong,” ujar Zuhaelsi, dalam momentum refleksi satu tahun kepemimpinan MULIA, Jumat, 20 Februari 2026.
Selain ruas jalan utama, pada 2025 Pemkot juga telah menangani 135 ruas jalan lingkungan. Untuk 2026, selain 95 ruas jalan aspal dan 118 ruas jalan lingkungan, Pemkot juga merencanakan pembangunan satu ruas jalan lingkungan di Pulau Langkai, wilayah kepulauan Makassar.
Dinas PU juga menyiapkan sejumlah program strategis prioritas dengan pagu anggaran signifikan. Di antaranya, pembangunan jalan akses menuju TPA Tamangapa Antang dengan anggaran sebesar Rp10,63 miliar, yang saat ini memasuki tahap persiapan dokumen mini kompetisi.
Selain itu, penataan pedestrian di dua ruas jalan dialokasikan anggaran sebesar Rp12,65 miliar, guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki. Pada sub kegiatan pembangunan jalan, dialokasikan anggaran Rp52,38 miliar yang mencakup pembangunan fisik jalan, satu ruas hibah, serta pekerjaan paving di 118 ruas jalan lingkungan yang tersebar di 13 kecamatan.
Sementara itu, sub kegiatan rehabilitasi jalan dialokasikan anggaran Rp75,48 miliar untuk penanganan 95 ruas jalan aspal, dengan sebagian telah memasuki tahap persiapan mini kompetisi dan sisanya menunggu penyelesaian dokumen Detail Engineering Design (DED). Adapun sub kegiatan konstruksi jalan dialokasikan anggaran Rp34,36 miliar untuk 24 ruas jalan, dengan Kecamatan Manggala menjadi wilayah terbanyak.
Tak hanya jalan, Pemkot Makassar juga mengalokasikan anggaran Rp4,91 miliar untuk pembangunan empat unit jembatan. Dua jembatan telah masuk tahap persiapan tender, sementara dua lainnya masih dalam tahap penyusunan dokumen perencanaan.
Zuhaelsi menegaskan, pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan kota yang lebih tertata, konektivitas yang lebih baik, serta layanan publik yang semakin optimal.
“Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....